Ayahnya Meninggal, Artis Ini Ngaku Menyesal karena Belum Menikah

Artis
Artis sekaligus pesinetron Riza Shahab. (Foto: Instagram)

Terkini.id, Jakarta – Kabar duka menghampiri artis sekaligus Pesinetron, Riza Shahab. Ayahnya, Zein Shahab, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 16 April 2020.

Almarhum diketahui meninggal akibat penyakit stroke. Riza mengungkapka, ayahnya mengidap penyakit itu sejak 5 tahun lalu.

Saat ayahnya meninggal, Riza yang merupakan anak bungsu, mengungkapkan penyesalannya lantaran belum menikah saat ayahnya masih hidup.

Riza mengatakan, ayahnya sangat ingin melihanya berumah tangga meskipun hal itu tak diungkapkan almarhum semasa hidupnya.

“Diutarakan sih belum. Cuma pasti Abah pengin lihat anaknya yang satu-satunya nih belum nikah, sedangkan kakak-kakak saya lima orang sudah nikah semua,” kata Riza Shahab, dikutip dari Suara.com, Kamis, 16 April 2020.

Baca juga:

Namun, Riza meyakini bahwa ayah yang sangat ia cintai itu akan bahagia jika melihatnya menikah kelak, meskipun telah tiada.

“Mungkin Abah pengin lihat anaknya segera menikah. Tapi, ya mungkin nggak bisa lihat di sini, tapi di sana,” ungkapnya.

Pemain sinetron berusia 30 tahun ini juga mengaku telah ikhlas melepas kepergian ayahandanya.

“Merasa kehilangan pasti, bulan Ramadan sama Idul Fitri nanti pasti sudah terasa beda karena ayah sudah nggak ada,” ujar Riza Shahab.

Komentar

Rekomendasi

Adik Via Vallen Positif Covid-19, Padahal Hasil Rapid Test Non-reaktif

Datangi dr Tirta, Selebgram Sarah Keihl Minta Maaf Sambil Menangis

Jadi Youtuber, Baim Wong Kalahkan Pendapatan Atta Halilintar hingga Raffi Ahmad

Diam-diam, Atta Halilintar Bagikan Bingkisan Lebaran ke Ratusan Warga

Lelang Keperawanan Demi Bantu Pejuang Covid, Sarah Keihl: Hanya Becanda

Jang Hansol, YouTuber Korea yang Viralkan Kabar ABK Indonesia Dibuang ke Laut

Breaking News: Innalillah, Didi Kempot Meninggal Dunia di Solo

Kabar Felicya Angelista Dapat Mahar Rp 500 Miliar, Bagini Tanggapannya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar