Sebut Suara Suami adalah Suara dari Tuhan, Atta Dikritik: Youtuber Patriarkh Zaman Kegelapan

Sebut Suara Suami adalah Suara dari Tuhan, Atta Dikritik: Youtuber Patriarkh Zaman Kegelapan

R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Atta Halilintar dikritik karena pernyataannya soal prinsip di dalam rumah tangga. Salah satu pernyataannya yang paling disorot adalah bahwa suara suami adalah suara dari Tuhan.

Kritikan tersebut awalnya disampaikan oleh Faiza Mardzoeki, pendiri Wanita Baca.

Menurut Faiza, pandangan Atta adalah sikap yang patriarkis dan bisa merugikan bahkan membahayakan perempuan.

“Youtuber Patriakh Jaman Kegelapan. Youtuber Indonesia ini baru menjadi suami yang disaksikan presiden segala, punya sikap ‘Suara Suami adalah Suara Tuhan’,” cuit @FaizaMardz pada Rabu, 7 April 2021.

“Ini sikap patriakh jaman kegelapan yang merugikan bahkan bisa membahayakan perempuan,” lanjutnya.

Sebut Suara Suami adalah Suara dari Tuhan, Atta Dikritik: Youtuber Patriarkh Zaman Kegelapan
Baca Juga

Cuitan Faiza itu kemudian dibagikan oleh Kalis Mardiasih, penulis dan aktivis kesetaraan gender.

“Ujug-ujug jadi Tuhan,” kata @mardiasih.

Warganet juga turut mengkritik sikap Atta yang memposisikan dirinya di atas istri.

Sikap tersebut dinilai sebagai salah satu sumber masalah dalam kasus-kasus permasalahan keluarga.

“Inilah salah satu sumber utama dalam kasus-kasus permasalahan keluarga. Suami yang memposisikan diri lebih tinggi dari istri dalam segala hal saja sudah bermasalah, apalagi memposisikan dirinya sebagai Tuhan,” kata @ManikamDamai.

Sebut Suara Suami adalah Suara dari Tuhan, Atta Dikritik: Youtuber Patriarkh Zaman Kegelapan

Adapun pernyataan Atta, ia sampaikan dalam obrolannya dengan Ashanty yang diunggah di kanal YouTube ‘The Hermansyah A6’ pada 13 Februari 2021.

Dalam obrolan itu, Atta mengatakan bahwa ia telah bicara pada Aurel terkait prinsip-prinsip yang menurutnya harus disepakati dalam membangun rumah tangga.

“Kalau udah berkeluarga, aku udah kepala keluarga, kamu nggak kayak pas kita masih tunangan. Izin suami, suara suami adalah suara dari Tuhan. Jadi, kalau aku enggak izin ini ini ini, kamu harus nurut, enggak bisa kayak sebelumnya,” kata Atta.

Ia menilai pernikahan berarti bahwa perempuan telah menyerahkan hidupnya kepada laki-laki yang akan bertanggung jawab atas dia.

“Karena istilahnya hidup kamu udah diserahkan (kepada) laki-laki yang bertanggung jawab atas kamu,” kata Atta.

“Jadi enggak bisa sih nanti kita ada perdebatan yang soal-soal kayak gini kayak gitu,  kayak gini kayak gitu, enggak kayak kita pas jadi tunangan,” tambahnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.