Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, yang menyebut pemerintah belum angkat bicara soal Palestina yang saat ini tengah diserang Israel.
Sekedar diketahui, Said Didu lewat cuitannya di Twitter pada Rabu 12 Mei 2021, menyebut selama puluhan tahun, jika Palestina diserang Israel maka Indonesia adalah negara pertama yang mengecam hal itu.
Namun, Said mengaku heran mengapa Pemerintah Indonesia saat ini belum bersuara padahal Palestina kini tengah diserang Israel.
“Selama puluhan tahun, jika Palestina diserang oleh Israel maka Indonesia termasuk negara pertama yang berteriak, tapi saat ini Indonesia belum bicara. Ada apa?,” cuit Said Didu.
Ferdinand pun membalas kicauan Said Didu tersebut dengan menyebut pernyataan eks petinggi Kementerian BUMN itu sebagai fitnah dan hoax.
- Kabar Rencana PPN Naik Jadi 12 Persen Tahun 2025, Said Didu: Pemerasan Rakyat
- Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 2.778 Triliun Bangun Tol Hingga Bandara, Said Didu: Ini Kebohongan Publik
- Said Didu Sorot Permintaan Jokowi ke China Terkait IKN hingga Singgung Kereta Cepat
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Stafsus Kemenkeu Disemprot Said Didu Usai Bahas Dana Pajak
Pasalnya, kata Ferdinand, Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat Twitter resminya telah bersuara terkait penyerangan Israel terhadap Palestina tersebut.
Bahkan, menurut Ferdinand, Kementerian Sekretariat Negara juga sudah merilis ke publik pernyataan pemerintah soal Palestina diserang Israel tersebut.
Ini fitnah dan hoax. Presiden jokowi melalui akun twitter pribadinya sudah bersuara, bahkan melalui KemensetnegRI sudah rilis suara Indonesia,” ungkap Ferdinand Hutahaean.
Oleh karena itu, Ferdinand meminta kepada Said Didu jangan asal bicara apabila belum mengecek terlebih dulu pemberitaan terkait pernyataan pemerintah terhadap Israel yang baru-baru ini kembali menyerang Palestina.
“Jangan asal ngomkng beginilah bang, lihat-lohat dulu dan banyak baca,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
