Bandingkan dengan India, Saiq Iqbal: PCR Harusnya Rp 100 Ribu

Bandingkan dengan India, Saiq Iqbal: PCR Harusnya Rp 100 Ribu

Raja Ade Romania
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menyampaikan permintaannya kepada pemerintah terkait tarif harga test PCR.

Kebijakan Pemerintah yang telah memberikan batas tarif harga maksimum Rp 300 ribu dirasa masih memberatkan masyarakat khususnya kaum buruh.

Said Iqbal lantas membandingkan tarif harga yang berlaku di India dengan yang ditetapkan pemerintah Indonesia.

“Partai buruh meminta kepada pemerintah untuk PCR harganya mendekati harga di India Rp 100 ribu bukan Rp 275 ribu atau Rp 300 ribu,”ucap Said melalui konferensi pers virtual pada Sabtu 30 Oktober 2021.

Pria berusia 53 tahun itu menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan survei ke lapangan perihal usulannya tersebut.

Baca Juga

“Partai buruh sudah memeriksa ke klinik swasta, rumah sakit swasta, komponen mahal mereka harus menyiapkan tenaga khusus untuk membayar gaji dari perawat atau bidan dan tenaga PCR untuk melakukan test PCR. Mungkin materialnya bisa turun tapi harga tenaga kerja, partai buruh tidak setuju,”sambungnya.

Said pun berharap agar Kementerian Kesehatan bisa langsung menindaklanjuti hal ini.

“Bisa dipikirkan oleh Kemenkes, pasti bisa. Partai buruh meminta harga Rp 100 ribu dengan subsidi Rp 200 ribu kepada klinik swasta sedangkan puskesmas dan RS Pemerintah akan mudah bagi Kemenkes untuk memasukkan subsidi yaitu terkait penambahan biaya covid,”pungkasnya.

Dilansir dari detik.com, usulan Saiq Iqbal langsung direspon oleh Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi.

“Kita perlu mengkaji terlebih dahulu dan berkonsultasi dengan banyak pihak. Tentunya kalau penurunan harga PCR diperlukan akan dilakukan evaluasi kembali penetapan harganya,”kata Nadia.

Saat ditanya perihal subsidi test PCR mandiri, Nadia mengatakan jika keperluan tes PCR untuk tracing kasus COVID-19 maka biaya ditanggung pemerintah tapi berbeda halnya apabila dibutuhkan untuk perjalanan pribadi.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.