Banjir Jakarta, YM: Kalau Gubernurnya Cuma Ahli Kata-Kata, Biar Jabatannya Diperpanjang sampai Lebaran Kuda Juga Gak Akan Bisa Selesai

Banjir Jakarta, YM: Kalau Gubernurnya Cuma Ahli Kata-Kata, Biar Jabatannya Diperpanjang sampai Lebaran Kuda Juga Gak Akan Bisa Selesai

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad menanggapi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria bahwa persoalan banjir Jakarta tidak bisa diselesaikan dalam satu periode pemerintahan.

Ia menyindir bahwa jika Gubenur yang memimpin memang hanya ahli dalam berkata-kata, maka persoalan banjir tidak akan pernah selesai meski sepanjang apa pun jabatannya.

“Jadi harus berapa periode lagi?” kata Yusuf Muhammad melalui akun Twitter pribadinya pada Selasa, 2 November 2021.

“Kalau gubernurnya cuma ahli kata-kata biar jabatannya diperpanjang sampai lebaran kuda juga gak akan bisa selesai,” sambungnya.

Sebelumnya, Ahmad Riza Patria menyatakan persoalan banjir Jakarta tidak bisa diselesaikan dalam satu atau dua tahun maupun dalam satu periode pemerintahan, tapi butuh waktu lama dan kerja sama semua pihak.

Baca Juga

“Bencana banjir di Jakarta juga dipengaruhi oleh perubahan iklim,” kata Wagub DKI pada Senin, 1 November 2021, dilansir dari Suara.

Riza Patria menyinggung bahwa persoalan banjir tidak hanya terjadi di Jakarta, tapi juga di daerah lainnya di Indonesia.

Ia membandingkan bahwa di Kalimantan yang penduduknya tidak padat seperti Jakarta juga terjadi banjir.

Tak luput, Riza Patria juga menyebutkan negara-negara maju seperti di Eropa, Amerika, dan Cina yang juga masih mengalami permasalahan banjir.

“Ini jadi PR bersama, karena perubahan iklim juga menjadi penyebabnya,” katanya.

Riza Patria menyebut bahwa saat ini, waktu surut banjir Jakarta sudah lebih cepat, yakni dalam sehari atau bahkan sehari seperti yang disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, banjir di Jakarta baru surut dalam waktu tiga sampai empat hari.

“Pemerintah DKI Jakarta terus merevisi berbagai regulasi yang ada, serta sudah membagi ke semua jajara instansi, kesiapsiagaan BPBD, TNI, Polri, Ormas, bahkan sudah disiapkan berbagai tempat pengungsian, logistik, perahu karet, bahkan warga juga diminta menyiapkan alat-alat antisipasi bencana,” ujarnya.

Menurut Riza Partia, Pemprov DKI juga terus memperbaiki drainase dan memperbesar kapasitas tampung air di Jakarta, dengan menyiapkan sedikitnya 257 ekskavator yang bisa bekerja setiap hari, baik saat musim hujan, maupun tidak, untuk memastikan kemampuan tangkapan air di 13 sungai hingga 13 waduk di Ibu Kota.

Selain itu, kata Riza Patria, Pemerintah pusat juga sedang melaksanakan beberapa proyek melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), seperti sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur.

Bukan hanya itu, lanjutnya, Pemerintah juga tengah melakukan pembuatan waduk Cimahi dan Ciawi yang ditargetkan selesai akhir tahun 2021 untuk mengurangi debit air dari hulu.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.