Terkini.id, Internasional – Bank Dunia resmi mengumumkan pemberhentian pemberian bantuan operasional keuangan kepada Afghanistan.
Adapun bantuan keuangan tersebut semula bertujuan untuk membantu membangun proyek-proyek di Afghanistan.
Hal itu disampaikan langsung oleh juru bicara Bank Dunia.
“Kami telah menghentikan pencairan dana dalam operasi kami di Afghanistan dan kami memantau dan menilai situasi dengan cermat sesuai dengan kebijakan dan prosedur internal kami,” ucapnya, dikutip dari Sindonews, Kamis, 26 Agustus 2021.
Kendati demikian, pihaknya mengaku akan terus melakukan konsultasi terkait keputusan tersebut dengan komunitas internasional dan mitra pembangunan.
- Bank Dunia Jadikan Sulsel Sebagai Kajian Pembiayaan Daerah
- Sri Mulyani: 60 Persen Negara Berpenghasilan Rendah Sudah Hampir Mati, Netizen: Indonesia Bangkrut
- Bank Dunia Sebut Ancaman Resesi Ekonomi Global: Indonesia Masih Aman
- Peringatan! Gara-gara Kredit ke China, Sri Lanka Bangkrut, Sri Mulyani Sebut Utang Indonesia Masih Aman? Sudah Rp7000 Triliun Bos
- Masalah Serius! Bank Dunia Sebut Indonesia Jatuh Terlalu Dalam dan Sulit untuk Bangkit, Apa Maksudnya?
“Saat kami melakukannya, kami akan terus berkonsultasi dengan komunitas internasional dan mitra pembangunan,” lanjutnya.
“Bersama dengan mitra kami, kami mencari cara agar kami dapat tetap terlibat untuk mempertahankan hasil pembangunan yang diperoleh dengan susah payah dan terus mendukung rakyat Afghanistan,” ucapnya kembali.
Selain itu, Bank Dunia juga turut prihatin kepada dampak dari proses pembangunan negara, setelah kelompok Taliban kembali menduduki negara tersebut.
Sejauh ini, Bank Dunia juga telah menginvestasikan sebanyak USD 5,3 miliar untuk proyek-proyek pembangunan di negara tersebut.
Langkah tersebut dilakukan oleh Bank Dunia tak lama setelah Dana Moneter Internasional (IMF) mulai memblokir akses Afghanistan ke semua sumber dayanya.
Dalam hal ini, termasuk juga Hak Penarikan Khusus (SDR) senilai USD 440 juta yang menjadi hak Afghanistan dari total SDR senilai USD 650 miliar yang dialokasikan IMF pada 23 Agustus kepada anggotanya dalam upaya untuk meningkatkan pemulihan pasca pandemi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
