Begini Cara Tiga Wanita Karir ini Jalani Ramadan 2019

Begini Cara Tiga Wanita Karir ini Jalani Ramadan 2019

Terkini.id,Makassar – Tak terasa bulan Ramadan sudah memasuki hari kedua tahun ini. Bulan penuh berkah yang banyak ditunggu orang, begitu juga dengan sejumlah profesional berikut ini ternyata punya cara tersendiri untuk menjalani Bulan Suci Ramadan. Berikut ini yang berhasil dihubungi TERKINI ID:

Rosyinah Manaf (Garuda Indonesia)

Rosyinah Manaf (Garuda Indonesia)

Alhamdulillah sangat bersyukur masih diberikan usia dan umur panjang bertemu lagi di Ramadan tahun ini. Bulan Ramadan bulan yang penuh ampunan, bulan penuh berkah ini sangat berkesempatan bagi saya dan keluarga untuk reminder diri, khusuk memperbaiki dan lebih banyak beribadah. Ada perasaan yang berbeda menyambut bulan puasa ini semoga Allah SWT memberi ampunan dan kebaikan bagi kita semua. Aamin.

Sutrayanti (Regional Mega First Manager Bank Mega, Tbk)

Sebagai seorang umat Muslim, bulan Ramadan adalah bulan yang paling dinantikan. Bulan yang kita sambut penuh suka cita karena salah satu bulan yang paling mulia, penuh berkah, pengampunan, bulannya bersilaturahmi.

Manjalani Ramadan, sebenarnya saya secara pribadi tidak ada persiapan khusus akan tetapi lebih berkomitmen secara pribadi untuk menjadi manusia lebih baik dari sebelumnya terutama soal keimanan, lebih meningkatkan ketaatan beribadah lengkap wajib maupun sunnahnya serta intensitas bacaan Alquran yang lebih banyak lagi.

Sutrayanti (Regional Mega First Manager Bank Mega, Tbk)

Selebihnya dalam kegiatan bekerja tidak ada yang berubah dengan kondisi bulan Ramadan karena kerja adalah bagian dari ibadah sehingga profesional kerja tetap dijaga. Di sampung itu, sebagai ibu rumah tangga, hanya memastikan stock makanan olahan yang sudah jadi tersedia di kulkas.

Hal ini karena saya mempunyai anak umur 1 tahun dan 6 tahun sehingga mereka belum berpuasa, sementara kondisi resto banyak yang tutup maka stock makanan seperti bakso, kentang, suki-suki, lumpia, tinggal dimasak mereka bisa langsung nikmatin sebagai cemilan.

Andi Anti Aka (Founder n Leader of Jameela Hijab Community)

Founder dan Ketua Jameela Hijab Community, Andi Anti Aka

Ramadan perlu disambut  dan dijalani dengan suka cita karena Ramadan itu mengasah profesionalisme diri. Puasa Ramadan bisa jadi media untuk menguatkan sisi-sisi profesionalitas yang mulai kendur selama setahun berjalan.

Karakter kolaborasi, keikhlasan dan empati harus kita review ulang dengan momentum Ramadan ini. Itulah, sebagai perempuan yang berkiprah di dunia bisnis, saya jadikan Ramadan sebagai bulan instropeksi perilaku bisnis saya.

Apakah selama ini perilaku bisnis yang saya lakukan sudah sesuai dengan koridor yang diajarkan oleh agama atau telah melebar ke banyak hal guna meraup keuntungan bisnis sebanyak banyaknya?

Dan juga sebagai perempuan yang berkeluarga, bulan Ramadan menjadi bulan untuk menguatkan kekerabatan karena hampir setiap hari selama ini kita disibukkan dengan aktifitas masing-masing. Ramadhan dengan momentum buka puasa, tarawih, dan sahur bisa menjadi wadah untuk kembali menguatkan kedekatan dan kasih sayang diantara keluarga.

Berita Terkait
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
[tdcn-comments title="Komentar" post_id="152167" get="20" border="true" auto_load="true" order="ASC"]
Terkini