Terkini.id, Makassar – Momentun Hari Anti Korupsi menjadi perhatian bagi aktivis se indonesia tak tertinggal juga dari Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Enrekang, dalam pandangan mengenai korupsi di indonesia
Hal ini di tanggapi Ketua Cabang GMNI Enrekang di momentum hari Anti Korupsi jatuh pada Senin, 9 Desember 2019 namum sampai saat ini aktivis Makassar masih turun ke jalan dalam menyuarahkan dampak kebiadaban dari korupsi.
Korupsiataurasuah(bahasa latin:corruptiodari kata kerjacorrumpereyang bermakna busuk,rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok) adalah tindakan pejabat publik, baikpolitisi maupunpegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidaklegalmenyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak.
Ungkap Ibrahim Ketua GMNI Cabang Enrekang saat ditemui di salah satu Warkop menjelaskan bahwa ‘Korupsi yang muncul di bidang politik dan birokrasi bisa berbentuk sepele atau berat, terorganisasi atau tidak. Walau korupsi sering memudahkan kegiatan kriminal seperti penjualan narkotika, pencucian uang, dan prostitusi, korupsi itu sendiri tidak terbatas dalam hal-hal ini saja.
“Konsentrasi kekuasaan di pengambil keputusan yang tidak bertanggung jawab langsung kepada rakyat, seperti yang sering terlihat di rezim-rezim yang bukandemokrasi, Kurangnyatransparansi
di pengambilan keputusan pemerintahKampanye-kampanye politik yang mahal, dengan pengeluaran lebih besar dari pendanaan politik yang normal, Proyek yang melibatkan uang rakyat dalam jumlah besar, Lingkungan tertutup yang mementingkan diri, sendiri dan jaringan “teman lama,” tegas Ibahim, Selasa, 10 Desember 2019.
- Nusapro Land Gelar Marketing Gathering Terra Nusa Perintis, Tegaskan Komitmen Regulasi dan Hadirkan Solusi Hunian dengan Pembiayaan Syariah
- Transformasi Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik 2026
- Dari Sekolah ke Sekolah, Honda Hype School Dekatkan Honda dengan Generasi Muda
- Kepala Badan P2SDM Kemenhut Kukuhkan 102 Siswa Baru SMK Kehutanan Negeri Makassar
- Cabor Sepak Bola dan Futsal Putri Akhirnya Diikutsertakan pada Porprov Sulsel 2026
“Korupsi menunjukan tantangan serius terhadap pembangunan. Di dalam dunia politik, korupsi mempersulit demokrasi dan tata pemerintahan yang baik (good governance) dengan cara menghancurkan proses formal. Korupsi di pemilihan umum dan di badan legislatif mengurangi akuntabilitas dan perwakilan di pembentukan kebijaksanaan, korupsi di sistem pengadilan menghentikan ketertiban hukum, dan korupsi di pemerintahan publik menghasilkan ketidak-seimbangan dalam pelayanan masyarakat,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
