Terkini, Makassar – Tingkat elevasi air di Bendungan Bili-Bili, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, telah melampaui batas normal, mendorong otoritas untuk membuka pintu pelimpah guna menstabilkan volume air.
Langkah ini dilakukan setelah elevasi bendungan mencapai 99,77 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada Selasa, 11 Februari 2025, pukul 13:45 WITA, melebihi ambang normal 9,50 mdpl.
Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, Suryadarma Hasyim, dalam pengumuman resminya menyatakan bahwa keputusan ini diambil untuk mengendalikan potensi lonjakan air yang dapat berdampak pada daerah hilir, termasuk wilayah sekitar Sungai Jeneberang.
“Debit air dari Bendung Kampili, yang merupakan gabungan dari pelepasan air Bendungan Bili-Bili dan aliran Sungai Jenelata, kini telah mencapai sekitar 1.000 meter kubik per detik,” kata Suryadarma.
Kondisi Bendungan dan Risiko Banjir
- Bimtek NasDem Sulsel, Syaharuddin Alrif: Target Pertahankan Kekuatan di 2029
- Kolaborasi PT Vale, Rawat Pesisir dan Jaga Masa Depan di Luwu Timur
- Float, Seringai, Danilla hingga The SIGIT Ramaikan Panggung Soundrenaline Makassar
- Duta Cari Aman Turut Edukasi Siswa SMKN 14 Gowa, Asmo Sulsel Tekankan Pentingnya Helm
- Seru dan Santai, Honda AT Family Day Asmo Sulsel Ramaikan Akhir Pekan di Palopo
Bendungan Bili-Bili memiliki beberapa level peringatan yang digunakan untuk menilai kondisi air di dalamnya:
– Elevasi normal : 99,50 mdpl (243,840 juta m³)
– Elevasi waspada : 101,70 mdpl (277,182 juta m³)
– Elevasi siaga : 102,60 mdpl (290,820 juta m³)
– Elevasi awas : 103,30 mdpl (296,880 juta m³)
Dengan meningkatnya volume air, BBWS Pompengan Jeneberang mengambil langkah cepat dengan membuka pintu pelimpah, melepaskan air dengan debit 475,22 meter kubik per detik.
Namun, kondisi ini diperburuk oleh meningkatnya debit Sungai Jenelata, yang turut menyumbang volume air ke Bendung Kampili.
Peringatan untuk Warga
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
