Beredar Video Warga Italia Teriak Takbir Saat Unjuk Rasa Corona, Ini Faktanya

Italia
Postingan video akun Facebook Ishaq Asy'ari terkait unjuk rasa Corona di Italia. (Foto: Turnbackhoax)

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan aksi unjuk rasa sekelompok masyarakat beredar di media sosial. Narasi dalam video itu menyebut bahwa aksi demonstrasi tersebut terkait dengan wabah Corona (COVID-19) di Italia.

Dalam video, warga Italia disebutkan meneriakkan Takbir saat melakukan aksi unjuk rasa itu.

“Subhanallah Italia Bergema Takbir…Allahu Akbar… ITALIA bergema takbir aamiin,” demikian narasi yang tertulis dalam video tersebut.

Video itu sendiri diunggah oleh seorang pengguna Facebook dengan nama akun Ishaq Asy’ari.

Dalam unggahannya, akun Ishaq Asy’ari mengatakan bahwa warga di Italia baru mengingat Allah saat virus corona melanda negara tersebut.

Baca juga:

“Sdh terjdi wabah yg luar biasa baru ingat akan kkuasaan Allah, sbelum2nya mreka terlena dgn knikmatan dunia dgn berbagai gaya hidup, rupa2nya takut jg akan kmatian, smg hal ini mnjadi pelajaran bg yg berakal,” tulis Ishaq Asy’ari.

Namun, berdasarkan penelusuran fakta dari situs Turnbackhoax, klaim dalam video tersebut yang mengatakan orang-orang sedang bertakbir dan direkam di Italia adalah klaim yang tidak benar alias hoaks.

Peristiwa sebenarnya dalam video itu adalah aksi unjuk rasa untuk memprotes penindasan Muslim Uighur Cina di St. Georg, Hamburg, Jerman pada Januari 2020.

Salah satu kanal Youtube, AfD Hamburg mengunggah video yang sama pada 18 Januari 2020 dengan judul “Allahu Akbar -Rufe in Hamburg”.

Dikutip dari situs dzienniknarodowy.pl, pada video tersebut dua hingga tiga ribu orang berdemonstrasi di Hamburg melawan penindasan minoritas Muslim Uighur di Cina.

Menurut polisi setempat, tidak ada insiden selama protes di jalan di St. George itu berlangsung.

Diketahui, St. George merupakan distrik gay di Hamburg yang terkenal dengan toko desain interior aslinya, studio seniman, dan kafe serta bar yang trendi.

Namun, pada saat yang sama, wilayah tersebut juga merupakan distrik imigran. Orang asing merupakan sekitar 30% dari populasi.

Berdasarkan fakta itu, maka dapat disimpulkan bahwa konten unggahan akun Facebook Ishaq Asy’ari yang mengaitkan video itu dengan wabah Corona di Italia adalah konten yang tidak benar alias hoaks.

Komentar

Rekomendasi

Kabar Gembira, Angka Pasien Sembuh Corona Catat Rekor Tertinggi per 30 Mei

Klarifikasi Petugas Gerbang Tol yang Ribut dengan Emak-emak: Saya Minta Maaf

Kembali Viral, Rangga Petinggi Sunda Empire Mengaku Bisa Hentikan Wabah Covid-19

Kronologi Warga Tidung Mariolo V Tewas dan 1 Buta Setelah Minum Miras Oplosan

Di Tengah Pandemi, Kemendagri akan Gelar Lomba Inovasi  Daerah

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar