Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar akan melakukan uji coba pembatasan sosial berskala besar pada 21 April 2020. Rencananya, uji coba tersebut berlangsung selama 3 hari.
“Tetapi sifatnya masih imbauan, belum ada sanksinya. Misalnya orang berboncengan disuruh turun, kalau tidak pakai masker akan dikasi masker,” ujar Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb, Jumat, 17 April 2020.
Sementara, saat ini, pemerintah kota tengah melakukan sosialisasi pelaksanaan PSBB di Kota Makassar.
Iqbal mengatakan sosialisasi PSBB ini dilaksanakan selama empat hari kedepan.
“Mulai hari ini, kami akan sosialisasi hingga empat hari ke depan. Kami tidak ingin masyarakat tidak ada lagi yang tidak tahu mengenai PSBB ini,” terangnya.
- Ini Tips Keuangan agar Tak Boros di Rumah Aja jika PPKM Darurat Diperpanjang
- Alasan Razia PSBB, PDIP: Satpol PP Minta Uang ke Pengusaha
- Politikus PDIP: Pemberlakuan PSBB Ketat Jangan Nanggung, Sekalian Beberapa Bulan
- Pembatasan Jam Operasional Berakhir, Pemkot Belum Tentukan Langkah PSBB
- Dewan Siapkan Anggaran Rp 50 M Bila Makassar PSBB
Iqbal berharap, peran camat, RT, dan RW dalam sosialisasi lebih aktif lantaran mereka mereka yang lebih dekat dengan masyarakat.
“Kita juga harapkan peran teman-teman media yang sangat penting menurut saya,” kata dia.
Kota Makassar mengajukan PSBB setelah melihat angka pasien positif covid 19 yang hampir merata di 15 kecamatan. Sampai saat ini sisa dua kecamatan yang belum terdampak virus Covid-19, yaitu Bontoala dan Sangkarrang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
