Terkini, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama BPJS Ketenagakerjaan memperkuat kolaborasi dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Program Makassar Berjasa (Makassar Berbagi Jaminan Sosial).
Program tersebut diperkuat dengan penugasan 1.005 agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (PERISAI) yang akan bertugas hingga tingkat Rukun Warga (RW) di seluruh wilayah Kota Makassar.
Peluncuran Program Makassar Berjasa dilakukan oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, di Lapangan Karebosi, Makassar, Jumat (19/6/2026).
Kehadiran para agen PERISAI diharapkan mampu meningkatkan literasi masyarakat sekaligus mempermudah proses pendaftaran dan pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan.
Hingga Mei 2026, capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kota Makassar tercatat mencapai 54,3 persen atau sebanyak 296.265 pekerja telah terlindungi.
- Antisipasi Krisis Air Bersih, Perumda Air Minum Makassar Percepat Operasional Pompa Moncongloe
- Di Business Forum IGS 2026, Wali Kota Makassar Akan Tawarkan Peluang Investasi Strategis
- Bedah Buku Ajoeba Wartabone Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Tokoh Bangsa dari Indonesia Timur
- Welcome Dinner IGS 2026 di Fort Rotterdam, Wali Kota Munafri Ajak Delegasi 28 Negara Mengenal Potensi Makassar
- Munafri Arifuddin: Makassar Siap Jadi Gerbang Kerja Sama Internasional Kawasan Timur Indonesia
Dari jumlah tersebut, sekitar 81 ribu pekerja rentan memperoleh perlindungan melalui pembiayaan iuran yang ditanggung Pemerintah Kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa Program Makassar Berjasa merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat pekerja.
“Masyarakat Makassar tidak boleh tiba-tiba miskin ketika kepala keluarganya meninggal dunia atau mengalami risiko kerja. Karena itu, perlindungan sosial harus hadir untuk menjaga keberlangsungan hidup mereka,” ujar Munafri.
Menurutnya, tantangan saat ini tidak hanya terletak pada peningkatan jumlah peserta, tetapi juga membangun pemahaman masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Masih banyak masyarakat yang sebenarnya mampu menjadi peserta, tetapi belum memahami manfaat dan mekanisme program ini. Karena itu, agen PERISAI diharapkan menjadi ujung tombak literasi dan edukasi kepada masyarakat,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
