Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Makassar yang menjadikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai salah satu program prioritas daerah.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Makassar karena menghadirkan inovasi yang sangat strategis untuk memastikan para pekerja terlindungi dari berbagai risiko sosial dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat pekerja,” kata Saiful.
Ia menegaskan BPJS Ketenagakerjaan akan terus memperkuat perannya sebagai instrumen negara dalam menghadirkan jaring pengaman sosial bagi pekerja dan keluarganya.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh pekerja terlindungi. Perlindungan ini tidak hanya untuk pekerja, tetapi juga untuk menjaga kesejahteraan keluarga mereka ketika menghadapi berbagai risiko kehidupan maupun risiko pekerjaan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Suci Rahmad, menilai Program Makassar Berjasa sebagai inovasi daerah yang progresif dalam mendukung percepatan Universal Coverage Jamsostek sekaligus memperluas akses perlindungan hingga ke tingkat komunitas.
- Antisipasi Krisis Air Bersih, Perumda Air Minum Makassar Percepat Operasional Pompa Moncongloe
- Di Business Forum IGS 2026, Wali Kota Makassar Akan Tawarkan Peluang Investasi Strategis
- Bedah Buku Ajoeba Wartabone Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Tokoh Bangsa dari Indonesia Timur
- Welcome Dinner IGS 2026 di Fort Rotterdam, Wali Kota Munafri Ajak Delegasi 28 Negara Mengenal Potensi Makassar
- Munafri Arifuddin: Makassar Siap Jadi Gerbang Kerja Sama Internasional Kawasan Timur Indonesia
Menurut Suci, penugasan 1.005 agen PERISAI hingga tingkat RW merupakan langkah konkret yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kepesertaan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan.
“Program Makassar Berjasa menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan perlindungan yang dekat, mudah diakses, dan menyentuh langsung masyarakat,”tuturnya.
*Kehadiran 1.005 agen PERISAI hingga tingkat RW menjadi kekuatan besar untuk mempercepat perluasan kepesertaan sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terkait manfaat program BPJS Ketenagakerjaan,”lanjut Suci Rahmad.
Ia menambahkan, model kolaborasi yang dibangun melalui Program Makassar Berjasa sejalan dengan strategi BPJS Ketenagakerjaan dalam memperkuat aspek Coverage, Care, dan Credibility (3C).
“Kolaborasi yang melibatkan pemerintah daerah, agen PERISAI, hingga komunitas masyarakat seperti ini merupakan contoh praktik baik yang layak direplikasi di daerah lain. Semakin banyak pekerja yang terlindungi, maka semakin kuat pula ketahanan sosial ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
