Bumi Ketika Habis Gelap Terbitlah Terang

‘Jika kau peduli pada kehidupan, Berilah ruang kecil, jadikanlah tempat yang lebih baik’. Demikianlah salah satu arti dari penggalan lagu Heal The World’ yang dipopulerkan oleh Michael Jackson.

Tempat , ruang dan kehidupan semuanya menyatu dalam tempat yang bernama Bumi.

Momentum yang tepat ketika hari ini almanak Masehi menunjukkan Jumat 22 April 2022  juga bertepatan dengan  suasana di Bulan Ramadhan 1443 H.

Baca Juga: PKT Reduksi 650 Kilogram Limbah Plastik jadi Bahan Aspal Jalan

Tema Hari Bumi 2022 mengusung “Invest in Our Planet”, berisi kampanye ajakan dan aksi nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari investasi di masa depan.

Menurut  laman earthday, Isu lingkungan dan perubahan iklim masih menjadi sorotan dan gerakan yang terus-menerus  digaungkan dalam setiap  tahunnya di peringatan Hari Bumi.

Baca Juga: Ajak Masyarakat Matikan Lampu, Anies Baswedan Dipuji Netizen: Siap Pak...

Untuk diketahui,  Hari Bumi 22 April 2022 ini juga terdapat sub tema Earth Day 2022  yakni Nature in the Race to Zero sub tema yang menyorot pengurangan emisi gas rumah kaca untuk menjaga suhu global tetap di bawah 1,5 derajat celsius

Kita perlu mencapai nol emisi gas rumah kaca pada pertengahan abad untuk menjaga suhu global di bawah 1,5°C. 

Dengan  formula solusi utama  akan mewujudkan pengurangan gas rumah kaca yang dibutuhkan pada tahun 2030 untuk memenuhi Perjanjian Paris.

Baca Juga: Ajak Masyarakat Matikan Lampu, Anies Baswedan Dipuji Netizen: Siap Pak...

Sejarah  Peringatan Hari Bumi (Earth Day)

Dari berbagai sumber, Beberapa puluh tahun lalu Kampanye ini di canangkan pertama kali oleh Senator AS Gaylord Nelson sekitar tahun 1970. 

Sosok Nelson adalah seorang tenaga pengajar di bidang lingkungan hidup.

Dari keprihatinan bersama  masyarakat saat itu, menyaksikan banyaknya pabrik yang menghasilkan asap dan lumpur yang tak terkontrol.

Emisi polusi udara dimana mana namun masih banyak yang belum menyadari betapa berbahayanya bagi kesehatan manusia dalam jangka panjang. 

Hingga akhirnya di Tahun1962 seorang Rachel Carson menulis sebuah buku yang berjudulkan ‘Silent Spring’  yang menyoroti isu lingkungan.

‘Silent Spring’ lebih dari sebuah studi tentang ‘efek pestisida sintetis’ ; sebuah dakwaan dari akhir 1950-an.

Carson berpendapat bahwa manusia tidak harus berusaha mendominasi alam melalui bahan kimia, atas nama kemajuan. 

Dalam pandangan Carson, inovasi teknologi dapat mudah mengganggu sistem alami dan tidak dapat ditarik kembali. 

Buku yang Mengubah Jalannya Sejarah.

Sosok Carson adalah orang  yang mengetuk munculnya beberapa modernitas, sosok yang memasuki ide dimana  orang lain baru mulai.Salah satu dari banyak orang yang terpanggil secara moral.

Setiap sekali dalam sejarah umat manusia, buku muncul secara substansial mengubah jalannya sejarah”, kata Senator Ernest Gruening, seorang wakil rakyat dari Alaska mengenai karya Carson pada saat itu.

Linda Lear, penulis biografi definitif Carson, “Saksi Alam.” “Kontrol alam adalah ide sombong, dan Carson melawan arogansi manusia.

‘Silent Spring’ diterbitkan hampir puluhan tahun yang lalu,  Meskipun ia tidak sengaja untuk melakukannya,  Carson telah mempengaruhi gerakan lingkungan semenjak filsuf paling terkenal abad ke-19, Henry David Thoreau, menulis tentang ‘Walden Pond’ .

Yakni  sebuah buku  berjudul ‘Walden, or Life in the Woods’ berdasarkan kisah hidupnya selama 2 tahun di Walden Pond di tanah Ralph Waldo Emerson. Dia membangun sebuah rumah kecil untuk dia tinggali pada tahun 1845-1847. Setelah pengalaman tersebut, dia menghabiskan waktu selama sembilan  (9) tahun untuk menulis buku tersebut.

Ide dari karya tersebut adalah sebuah metafora untuk kehidupan manusia yang berhubungan dengan perawatan alam, keharmonian, keindahan dan menghubungkannya dengan kemasyarakatan, kebudayaan dan politik. 

Sosok Thoreau yang menimba ilmu di Harvard university dan lulus pada 1837  ini  mencanangkan ide-ide seputar kewaspadaan sebagai sebuah keutamaan yang membuat seseorang untuk mampu mencapai pencerahan, pencerahan yang bisa dicapai melalui sikap hidup disiplin.

Pada sejarah hari bumi telah dilalui  dengan kampanye serta aksi nyata pada bumi.  Memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran manusia betapa petingnya menjaga planet yang kita tinggali ini. 

Semangat ‘ invest in our planet’

Mari kita ‘flashback’  mencoba  mengingat kembali beberapa penggalan lirik lagu dari Jacko. ‘Heal The World’ yang dipopulerkan oleh Michael Jackson.

‘There’s a place in your heart’

Ada sebuah tempat di hatimu

‘And I know that it is love’

Dan aku tahu tempat itu adalah cinta

‘And this place could be much’

Dan tempat ini bisa jadi

‘Brighter than tomorrow’

Jauh lebih terang dari hari esok

‘And if you really try’

Dan jika kau benar-benar berusaha

‘You’ll find there’s no need to cry’

Kau kan temukan bahwa tak ada perlunya menangis

‘In this place you’ll feel’

Di tempat ini kau kan merasa

‘There’s no hurt or sorrow’

Tak ada duka atau nestapa

‘The are ways to get there’

Ada banyak cara tuk sampai ke sana

‘If you care enough for the living”

Jika kau peduli pada kehidupan

‘Make a little space, make a better place’

Berilah ruang kecil, jadikanlah tempat yang lebih baik

Penggalan salah satu bait, Jika kau peduli pada kehidupan, Berilah ruang kecil, jadikanlah tempat yang lebih baik, Bermakna sangat dalam.

Semoga semangat invest in our planet yang berisi kampanye dan aksi nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari investasi di masa depan ini jangan sampai terjebak diranah  phantasmagoria menurut Sosiolog Jean Baudrillard .

Ketika  suatu situasi di mana individu membangun relasinya dengan media sosial tanpa merasa harus terkoneksi dengan dunianya yang asli atau nyata.

Dimana  saat perjumpaan-perjumpaan fisik yang lebih intim dan bermakna berpotensi tergantikan oleh perjumpaan ‘virtual’ yang murni hanya bernuansa pertukaran informasi.

Semoga saja  tidak.

Selamat memperingati Hari Bumi 22 April 2022.

 

Bagikan