Camat Paloh: Semoga Mahasiswa Polbangtan Gowa Bersama Masyarakat Dapat Menggali & Mengembangkan Potensi Pertanian

Sebanyak 24 orang mahasiswa Polbangtan Gowa resmi diterima di Kecamatan Paloh dalam rangka Kegiatan PKL II dan Pendampingan Di Kawasan Perbatasan Indonesia di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.

Sebanyak 24 orang mahasiswa Polbangtan Gowa resmi diterima di Kecamatan Paloh dalam rangka Kegiatan PKL II dan Pendampingan Di Kawasan Perbatasan Indonesia di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat. Penerimaan mahasiswa dilakukan di Kantor Camat Paloh yang dihadiri oleh Staff Ahli Bupati Sambas, Camat Kecamatan Paloh, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Sambas, serta Dosen Pembimbing dari Polbangtan Gowa. (12/03).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perangkat – perangkat kecamatan khususnya dari Polri, BABINSA, dan Para Penyuluh Kecamatan Paloh.

Dalam sambutannya, Camat Paloh menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polbangtan Gowa karena masih menempatkan mahasiswa Polbangtan Gowa di Kecamatan Paloh dalam kegiatan PKL II. “Saya berharap mahasiswa selama PKL dan Pendampingan dapat bersama masyarakat menggali dan mengembangkan segala potensi yang ada di Kecamatan Paloh, salah satunya potensi agrowisata yang ada di kecamatan ini” ucap Ir. Sofiandi, M.Si selaku Camat Paloh.

Bupati Sambas menyampaikan pesan kepada mahasiswa Polbangtan Gowa melalui dr. I Ketut Sukarja selaku Staff Ahli Bupati Sambas, agar mahasiswa dapat benar-benar mengambil peran dan berkontribusi dalam upaya percepatan pembangunan di Kabupaten Sambas, melihat besarnya potensi pertanian dan hortikutura di wilayah teraebut. Selain itu, melalui mahasiswa diharapkan dapat memperkuat komitmen untuk berkiprah dan berperan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta keberpihakan bahi masyarakan di daerah perbatasan.

“Kami mengharapkan Polbangtan Gowa giat mengadakan studi-studi perihal kebijakan pertanian yang dapat kami jadikan acuan atau referensi dalam upaya perbaikan program pembangunan utamanya sektor pertanian ataupun peternakan di Kabupaten Sambas” ucap dr. Sukarja

Ir. Faisal Hamzah, MP sebagai pendamping mahasiswa menyampaikan bahwa kegiatan mahasiswa selama berada di Kecamatan Paloh akan didominasi dengan kegiatan pengabdian masyarakat, penyuluhan, serta identifikasi optimalisasi bantuan Kementerian Pertanian bagi para petani setempat. Dalam kesempatan ini, Ir. Faisal juga memperkenalkan Program Kostratani dan Pertanian Masuk Sekolah (PMS) yang digagas oleh Menteri Pertanian RI. Sebagai implementasi Program PMS, mahasiswa PKL II akan berkunjung ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan dan meningkatkan minat generasi muda dalam sektor pertanian dan memperkenalkan teknologi-teknokogi pertanian kepada mereka.

Sebagai penutup, kegiatan PKL II dan pendampingan mahasiswa akan berlangsung selama 3 (tiga) bulan yang tersebar di 8 (deapan) Desa di Kecamatan Paloh diantaranya Desa Matang Danau, Kalimantan, Tanah Hitam, Mentibar, Malek, Nibung, Sebubus, dan Temajuk.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

BEM FSD UNM Salurkan Bantuan Sembako dan APD Untuk Mahasiswa dari Luar Makassar

1.569 Peserta SNMPTN 2020 Lulus di Unhas, Nama yang Lulus Diumumkan Hari Ini

Direktur Polbangtan Gowa Beri Bantuan Untuk THL dan Cleaning Service: Ini Amanah Mentan SYL

Pandemi COVID-19, Seluruh Aktifitas Akademik Dialihkan Ke Smartphone dan Notebook

Bahas Covid-19, Alumni LK2 HMI Korkom UMI Gelar Diskusi Online

Lewat Aplikasi Zoom, Mahasiswa UNM Ini Ujian Seminar Hasil Secara Online

Pantau WFH, Direktur Polbangtan Gowa Sampaikan Pesan Mentan SYL

Pertanian Tidak Berhenti, Petani Tana Toraja Tetap “Mangngarak Ta’nak Na Mantanan”

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar