Bantu Petani di Masa Pandemi Covid-19, Mahasiswa Polbangtan Ikut Panen Gunakan Combine Harvester

Mahasiswa Polbangtan Gowa Melakukan Panen Bersama Petani Menggunakan Alsintan

Adanya pandemic Covid-19 tidak serta membuat kegiatan  pertanian  berhenti. Aktivitas pertanian harus berlanjut. Pertanian sebagai gerbang terdepan penyedia stok pangan nasional tetap semangat berproduksi.

Sesuai arahan Mentan SYL, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi berhenti. Begitu pula kegiatan olah tanah, olah tanam hingga panen padi oleh petani harus tetap berlangsung  di tengah pandemi global Covid-19.

Hal ini sejalan dengan permintaan Presiden Joko Widodo bahwa pertanian tetap harus terus berproduksi. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi pun mengatakan ini di berbagai kesempatan.

“Pandemi Covid-19 menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu yang tetap harus bergerak, selain sektor kesehatan. Karenanya, ayo berjuang terus karena ketersediaan pangan di masyarakat adalah tanggung jawab kita,” jelas Dedi. “Jangan lupa untuk tetap perhatikan protokol penanganan covid 19 di lapangan,” imbuh Dedi.

Pada masa belajar dari rumah (learning from home), Mahasiwa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa juga ditugaskan untuk melakukan pendampingan terhadap petani. Ini dimaksudkan agar kegiatan pertanian tidak berhenti dan mahasiswa juga dapat memberikan sumbangsih mereka terhadap dunia pertanian walau ditengah pandemi.

Baca juga:

Minimal satu mahasiswa mendampingi satu kelompok tani yang berada disekitar rumah tempat mereka tinggal, dan saat ini dosen pembimbing juga sudah ditetapkan untuk mengarahkan mahasiswa, seluruh kegiatan juga akan dipantau dari segi protokol penanggulangan covid-19, ujar Dr. Syaifuddin, Direktur Polbangtan Gowa.

Setiap mahasiswa diharapkan untuk memberikan kontribusi mereka terhadap petani yang berada didekat tempat tinggal mereka. Seperti yang terlihat di Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. (13/05).

Mahasiswa Polbangtan Gowa Bantu Petani Panen Menggunakan Alsintan

Riska Amalia, Mahasiswa Polbangtan Gowa ini melakukan kegiatan panen dengan memanfaatkan alsintan jenis combine harvester. Menurutnya dengan memanfaatkan alsintan maka proses panen dapat dilakukan dengan cepat dan dengan hasil yang maksimal.

“Panen menggunakan combine dapat menghemat dari segi biaya, untuk efisiensi waktu, memenuhi keterbatasan tenaga kerja, juga bisa meningkatkan pendapatan”, ujarnya.

Komentar

Rekomendasi

Kecintaannya Terhadap Anak-Anak Dorong Vanessa Menjadi Relawan bagi Pengungsi di Malaysia

Kostratani BPP Gandangbatu Sillanan Kembangkan Varietas Kopi Lokal Toraja

Gelar Aksi Sosial, IMM FISIP Bagikan Paket Ramadhan untuk Warga

Mahasiswa Polbangtan Manfaatkan Masa LFH untuk Bantu Petani Tingkatkan Kualitas Semangka

Penyuluh, Mahasiswa Polbangtan dan Petani Bantaeng Bahu-membahu untuk Percepatan Tanam

BPP Gandangbatu Sillanan Dampingi Petani Kembangkan Kopi Arabika Varietas Lokal Toraja

Mahasiswa Manfaatkan “Waktu Belajar dari Rumah” untuk Tingkatkan Produksi Jagung Petani

Agar Produktifitas Makin Baik, Kualitas Terjaga, Mahasiswa Bantu Petani Kendalikan Gulma

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar