Terkini, Makassar – Camat Kecamatan Ujung Pandang Nanin Sudiar A.P mendorong setiap kelurahan untuk memiliki inovasi yang disesuaikan dengan karakter wilayah, potensi lingkungan, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat.
Inovasi tersebut diharapkan menjadi program unggulan sekaligus identitas masing-masing kelurahan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal.
Camat Ujung Pandang Nanin Sudiar A.P mengatakan bahwa setiap wilayah memiliki karakter yang berbeda sehingga program inovasi tidak dapat disamaratakan antara satu kelurahan dengan kelurahan lainnya.
“Setiap kelurahan harus punya inovasi sesuai karakter wilayahnya. Karena setiap wilayah memiliki kondisi lingkungan, potensi masyarakat, dan sumber daya yang berbeda-beda, sehingga inovasinya juga harus menyesuaikan dengan potensi yang ada di wilayah tersebut,” ujarnya kepada makassar.terkini.id pada Senin 6 April 2026.
Ia menjelaskan bahwa pihak kecamatan akan menginventarisasi dan mengumpulkan program inovasi dari setiap kelurahan untuk kemudian dikembangkan sebagai program unggulan wilayah.
- Dr Aspa Muji Resmi Dilantik Pj Sekda, Langkah Strategis Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Jeneponto
- Perkara Peredaran 544 Kayu Ilegal di Makassar Masuk Tahap II, Tersangka dan Barang Bukti Dilimpahkan
- Program Aku Hatinya PKK Jadi Andalan Makassar Perkuat Ketahanan Pangan
- Pemerintah Pusat Apresiasi Kinerja Pemkot, Makassar Didorong Jadi Percontohan Nasional
- Di Balik Jeritan Siswa Kejadian 23 April 2026, Kasus MBG Terhenti di Tengah Jalan?
“Kami akan mengumpulkan dari kelurahan-kelurahan kira-kira inovasi apa yang bisa menjadi karakter masing-masing wilayah. Ada yang bisa mengembangkan tanaman herbal, ada yang fokus pada makanan olahan atau UMKM kuliner, dan ada juga yang bisa dikembangkan pada sektor perbenihan atau pertanian kota jika wilayahnya memungkinkan,” jelasnya.
Menurutnya, inovasi berbasis karakter wilayah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat serta membuka peluang ekonomi baru di tingkat kelurahan.
Produksi Sampah Pelaku Usaha Akan Didata dan Disesuaikan dengan Retribusi
Selain mendorong inovasi kelurahan, Kecamatan Ujung Pandang juga akan melakukan pendataan ulang terkait produksi sampah dari pelaku usaha seperti rumah makan, restoran, kafe, dan usaha kuliner lainnya.
Pendataan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara volume sampah yang dihasilkan dengan retribusi sampah yang selama ini dibayarkan oleh pelaku usaha.
“Kami akan mengidentifikasi kembali jumlah produksi sampah dari pelaku usaha. Karena produksi sampah setiap usaha berbeda-beda, ada yang tinggi di malam hari, ada yang tinggi di siang hari, bahkan pada waktu tertentu seperti sore atau akhir pekan bisa meningkat cukup signifikan,” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
