Dampak Virus Corona, BPS Sulsel Prediksi Kunjungan Wisman Menurun Drastis

BPD Sulsel
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel Yos Rudiansyah

Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, Yos Rudiansyah memprediksi kunjungan wisatawan manca negara dari Cina ke Sulsel bakal mengalami penurunan drastis.

Penyebaran virus corona yang terjadi di Wuhan, Cina, menjadi penyebabnya. Menurut Yos, virus tersebut bakal mempengaruhi aktivitas perdagangan.

“Selama ini negara tujuan utama ekspor dan impor yaitu Cina,” kata dia di Kantor BPS Sulsel, Rabu, 5 Februari 2020.

“Sepanjang 2019 kunjungan wisman China ke Sulsel cukup tinggi. Sebanyak 411 kunjungan.  Jumlah ini sekitar 5 persen dari total kunjungan wisman yang mencapai 17.771 kunjungan,” sambungnya lagi.

Terlebih, saat ini pemerintah Indonesia telah menerbitkan aturan berupa larangan kunjungan sementara ke Cina sebelum virus ini dapat tertangani dengan baik.

Baca juga:

Menurut Yos, kebijakan larangan kunjungan sementara yang diterbitkan pemerintah bakal berdampak pada menurunnya tingkat kunjungan wisman Cina ke Sulsel.

Kendati begitu, ia mengatakan hal itu perlu dimaklumi untuk mencegah virus corona agar Sulsel aman dari ancaman virus yang telah menewaskan ratusan orang di Cina.

Ancaman lain, dia mengatakan kebijakan pembatasan ekspor pemerintah pusat ihwal biji nikel telah berlaku sejak Januari 2020. Nikel merupakan komoditas andalan Sulsel untuk ekspor.

BPS mencatat, Cina termasuk 5 negara terbesar tujuan ekpor Sulsel dengan nilai 21,99 juta dolar Amerika pada bulan Desember 2019. Sementara impor asal Cina sebesar 9 juta dolar Amerika.

Komentar

Rekomendasi

Pasien Covid-19 di Kabupaten Akan Dirujuk ke Makassar

Update 29 Mei Pasien Corona Covid-19 di Sulsel

TP PKK Sulsel Inisiasi Program Pengembangan Talas dan Budidaya Tanaman Pangan di GOR Sudiang

Gubernur Siapkan Pesawat Hercules Jemput TKI Asal Sulsel di Kalimantan Barat

Gubernur Sulsel Tegaskan Mal Ditutup

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar