Terkini.id, Makassar – Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto memaparkan kinerja dalam pemerintahannya terrkait pendidikan di hadapan Menteri Pendidikan, Muhajir Effendi.
Ia juga hendak memperbaiki nasib guru dengan mengangkat tenaga guru honorer melalui kebijakan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
PPPK yang saat ini telah dicanangkan oleh pemerintah akan memprioritaskan perekrutan guru honorer di seluruh Indonesia, oleh sebab itu, ia memberi apresiasi dan mengimbau untuk tidak melewatkan kesempatan itu.
“Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang menyiapkan generasi pelanjut,” kata Danny di Lapangan Hasanudin, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu 17 Februari 2019.
Di tengah geliat pemerintah Indonesia untuk melakukan perbaikan terus-menerus terhadap sistem pendidikan. Ia menilai program kerja pemerintah yang berpihak kepada seluruh anak didik Indonesia dan terkhusus kepada pendidik itu sendiri.
- Peduli Guru Honorer, Wabup Gowa Salurkan Bantuan Sembako Lewat Kolaborasi PGRI--Baznas
- Guru Honorer Tak Terakomodir PPPK Paruh Waktu Datangi DPRD Jeneponto
- Viral, Guru Honorer Dapat Mobil Pajero dari NezzMG Skincare di Anniversary ke-5
- Pemkab Jeneponto Dinilai Memandang Sebelah Mata Guru Honorer TK PAUD
- Hari Guru Nasional 2022, Nasib Guru Honorer di Makassar Tak Kunjung Membaik
Hal ini diungkapkan Wali Kota Makassar, saat menyampaikan kata sambutan dalam kegiatan Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019.
“Kita harus syukuri, pemerintah yang baik ini memperhatikan segala aspek, terutama bidang pendidikan yang diperkuat,” tutur Danny.
Gubernur Sulsel sampaikan Program Pendidikan yang sudah terlaksana
Danny pun mengungkapkan, pendidikan di Provinsi Sulawesi Selatan begitu kompak. Hal itu terbukti dari hadirnya para guru dan siswa-siswa dari berbagai kabupaten kota di Sulsel di kegiatan Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019 hari ini.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyampaikan program-program yang sudah terlaksana, ia juga bicara soal pembangunan infrastruktur pendikan, dan memamerkan penghargaan-penghargaan yang sudah dicapai insan pendidikan di Sulsel.
“Saya selaku gubernur akan mengawal pembangunan di sulsel yang saat ini lagi gencar gencarnya termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan,” kata Nurdin.
Nurdin mengakui Provinsi Sulsel saat ini masih membutuhkan dana perbaikan infrastruktur yang berkelanjutan. Olehnya itu Nurdin berharap kepemimpinan nasional ini dapat berlanjut.
Turut hadir dalam kegiatan Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019 ini, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Irman Yasin Limpo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
