Daras Perjuangan HMI, Visioning Jemput Bonus Demografi

Daras Perjuangan HMI, Visioning Jemput Bonus Demografi

Muh Nasruddin

Penulis

Tanggung jawab menghadapi bonus demografi untuk mencapai indonesai emas bukan hanya pada pemerintah tetapi juga kepada seluruh kader Himpunan Mahasiswa Islam.

Komitmen HMI tentang keislaman dan keindonesiaan jangan hanya pada perkataan saja, tetapi harus kerja nyata. Program-program yang konkrit untuk pengembangan kader dan masyarakat menjadi hal yang harus di utamakan saat ini karna HMI tidak boleh membesar sendri, tetapi tumbuh dan besar bersama rakyat, karena untuk itulah HMI ada.

Untuk itu HMI harus membawa negara ini untuk mencapai indonesai emas atau bonus demografi. Termaktum dalam tujuan HMI pasal 4 Anggaran Dasar “Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi, dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang di ridhoi Allah SWT”, tujuan tersebutlah yang masih saja “eksis” dan merupakan tangung jawab bagi semua kader HMI.

Bonus Demografi juga memiliki tantangan yang sangat rumit seperti halnya ancaman pengangguran dikalangan usia produktif yang diakibatkan minimnya kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia), maka dari itu selaku organisasi mahasiswa yang hampir 100% masuk pada kualifikasi usia produktif harus mampu bersaing dan meningkatkan kapasitas diri dengan menanamkan nilai-nilai tujuan Himpunan Mahasiswa Islam.

Demi menggapai tujuan tersebut yang sinkron dengan Menjemput Bonus Demografi ini, kader HmI harus mampu mengejewantahkan oleh karena itu HMI harus mengoptimalkan training-training yang diadakan sehingga HMI mampu mempersiapakan kader penerus bangsa yang memiliki sifat :

Baca Juga

1.Kritis dan Gagah Berani

Kader HMI haru memiliki kemampuan berpikir kritis sehingga mampu menemukan sesuatu hal yang terjadi secara tidak normal, dengan berpikir kritis kader HMI mampu mengidentifikasi suatu solusi baru untuk memecahkan hal tersebut, dengan semangat keberanian yang harus slelau ada untuk melawan segala hal yang mencoba menenggelamkan kebenaran, hal ini telah di kisahkan oleh Nabi Ibrahim.

As dalam menentang kekafiran meskipun di bakar oleh Raja Namrud, kisah ini di jelaskan dalam Alqur’an Surah Al-Anbiya Ayat 60-67.

2. Dinamis dan kreatif

Sebagai kader Ummat dan bangsa, sifat dinamis dan kreatif harus selalu dimiliki oleh setiap kader agar terus melangkah dan mampu menempatkan dirinya pada situasi apapun, kader hmi harus memiliki kreatifitas yang tinggi untuk menghadirkan ide atau gagasan yang baru ataupun karya nyata yang belum pernah ada, dalam bentuk baru.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.