Terkini.id, Jakarta – Kubu Moeldoko menanggapi soal tudingan beberapa elite Partai Demokrat bahwa Yusril Ihza Mahendra berpindah membela kubu mereka karena Demokrat menolak membayar Rp100 miliar.
Juru bicara DPP Partai Demokrat Kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad mengatakan bahwa pihak tk berselera menanggapi pernyataan panik dan jurus mabuk.
Muhammad Rahmad hanya meminta Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar menyiapkan energi dan pikiran untuk menghadapi Judicial Review.
“Kami tidak berselera menanggapi pernyataan panik dan jurus mabuk,” katanya pada Rabu, 29 September 2021, dilansir dari Sindo News.
“Siapkan saja energi dan pikiran untuk menghadapi Judicial Review,” sambungnya.
- Gubernur Sulsel Terima Kunjungan Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra
- Minta Larangan Bukber Dicabut, Yusril Ihza: Pemerintah Jokowi Bisa Disebut Anti-Islam!
- Larangan Buka Puasa Bersama Tuai Respons dari Berbagai Pihak
- Mahfud MD Ngaku 'Nyerah' Ditantang Debat Jumhur Hidayat: Mohon Maaf!
- Yusril Sebut Prabowo Berpotensi Menangkan Pilpres 2024 Jika Didampingi Jokowi Sebagai Cawapres
Sebelumnya, Kapala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief mengatakan bahwa Yusril berpindah membela Kubu Moeldoko karena pihaknya tak mampu membayar Rp100 miliar.
Andi Arief mengatakan bahwa pihaknya akan menghadapi gugatan Judicial Review yang diajukan empat mantan kader Partai Demokrat yang didampingi Yusril
“Kami cuma tidak menyangka karena Partai Demokrat tidak bisa membayar tawaran anda 100 Milyar sebagai pengacara, anda pindah haluan ke KLB Moeldoko,” kata katanya melalui akun twitter @Andiarief_ pada Rabu, 29 September 2021.
Selanjutnya, politisi senior Partai Demokrat, Rachland Nashidik dan juga menyinggung hal yang sama di akun Twitter.
Rachland mengaku tak akan berhenti membongkar klaim palsunya Yusril mengenai alasannya membela empat mantan kader Partai Demokrat.
Kecuali, lanjutnya, jika Yusril Ihza mengakui menjual jasa profesionalnya tanpa embel-embel demokrasi.
“Tapi di situ juga ada pertanyaan: apa karena Demokrat tak sanggup bayar 100 Miliar maka Yusril pindah membela kubu Moeldoko? Dibayar lebih mahal?” katanya melalui akun Twitter @rachlannashidik.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
