Denise Chariesta Non Muslim tapi Ikut Berkurban, Bagaimana Hukumnya? Begini Penjelasan Buya Yahya

Denise Chariesta Non Muslim tapi Ikut Berkurban, Bagaimana Hukumnya? Begini Penjelasan Buya Yahya

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Selebgram sekaligus pengusaha bunga hias, Denise Chariesta, yang merupakan non Muslim ternyata ikut berkurban sapi di Hari Raya Idul Adha tahun ini.

Ya, hal itu tentu saja menjadi sorotan publik lantaran Denise tak beragama Islam. Lantas bagaimana hukumnya seorang non Muslim seperti dirinya jika ikut berkurban di Hari Raya Idul Adha?

Denise Chariesta Non Muslim tapi Ikut Berkurban, Bagaimana Hukumnya? Begini Penjelasan Buya Yahya

Pengasuh pondok Pesantren Al-Bahjah, Cirebon, KH. Yahya Zainul Ma’arif atau lebih dikenal Buya Yahya, memberikan penjelasan soal kasus ini.

Dalam video di kanal YouTube Buya Yahya yang diunggah pada Agustus 2019 silam, ternyata sosok tersebut pernah mendapat pertanyaan demikian dari salah satu jamaahnya.

“Bagaimana hukumnya jika ada penganut agama lain ikut menyumbang hewan kurban di salah satu masjid lalu dagingnya dibagikan untuk masyarakat setempat?” demikian bunyi pertanyaan tersebut.

Baca Juga

Buya Yahya lantas mengatakan bahwa berkurban adalah kewajiban bagi orang Muslim saja sehingga jika ada orang non Muslim ikut berkurban, maka tak ada nilai dari kurban itu sendiri.

“Tapi kalau mereka ingin berkurban, maksudnya ingin berderma, itu sah-sah saja. Bahkan di dalam Islam terjalin suatu keindahan,” jelas Buya Yahya, seperti dikutip dari Suara, jaringan terkini.id, pada Selasa, 20 Juli 2021.

Lebih lanjut, Buya Yahya menerangkan bahwa daging kurban yang berasal dari orang non Muslim sifatnya ‘hadiah’ dan orang Muslim dikatakan boleh menerima hadiah dari penganut agama lain.

“Jadi kita tuh boleh menerima hadiah. Jadi, kalau Hari Raya Kurban ada orang non Muslim atau orang kafir yang memberikan sapi untuk disembelih kurban, sah, tapi tidak jatuh kurban. Ya sudah disembelih saja, dimakan kaum Muslimin.”

Kendati demikian, tetap ada catatan terkait hal itu. Pertama, orang non Muslim yang ikut berkurban tak boleh disertai unsur perendahan terhadap orang Islam.

“Akan tetapi, kalau memberinya ada irama kebersamaan dalam sebuah persatuan masyarakat karena dia orang kaya, dia ikut berderma, enggak apa-apa,” ujarnya.

Rambu kedua adalah jika orang non Muslim berkurban lantaran sengaja ingin dipandang orang lain.

“Niatnya dia untuk mengalihkan perhatian lalu ingin mengatakan bahwa yang baik itu saya.”

Di akhir penjelasannya, Buya Yahya ingin menegaskan bahwa hubungan orang Islam dengan non Muslim tetap harus dijaga.

“Tetapi pada dasarnya, hubungan orang Islam dengan non Muslim dibangun dengan indah sekali. Ada saat kita memberi, ada saat kita menerima. wallahu a’lam bishawab,” tandas Buya Yahya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.