Dihalangi Saat Mau ke Masjid, Preman Insaf Tikam Temannya hingga Tewas

Terkini.id, Makassar – Peristiwa penikaman yang berujung maut terjadi di Jalan Todopuli 2 Panakkukang, sekira pukul 19.00, Minggu 4 Agustus 2019.

Pria Bertato di Makassar Tikam Rekannya Hingga TewasMakassar – Seorang pria bernama Endang tewas setelah ditikam menggunakan senjata tajam jenis badik oleh rekannya sendiri, Agus Sulistio, 30 tahun, saat sedang pesta minuman keras (alkohol) di jalan Toddopuli 2, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulsel, Minggu 4 Agustus 2019, sekitar pukul 18.30 Wita.Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Grestelina Makassar tapi nyawanya tidak bisa tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak dokter. Dan korban pun meregang nyawa karena mengalami tiga luka tusukan badik di tubuhnya yakni, bagian dada, dibawah ketiak dan lengan."Korban ditikam oleh rekannya sendiri. Dan ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Grestelina tapi karena mengalami luka cukup serius sehingga nyawanya tidak tertolong," kata Kapolsek Panakukkang Kompol Ananda Fauzi Harahap saat ditemui di lokasi kejadian.Sumber : Tagar.id

Dikirim oleh Polsek Panakkukang pada Minggu, 04 Agustus 2019

Seorang preman yang sudah insaf, yakni Agus alias Bagong (27), terpaksa menikam temannya, yakni Endang saat Agus hendak ke Masjid.

Kejadian bermula saat Agus mendatangi teman-temannya yang tengah pesta miras di Jalan Todopuli 3. Salah satu di antaranya adalah Endang. Agus cuma datang untuk ikut bermain gitar, tidak minum.

Saat kumpul-kumpul tersebut, terdengar suara azan. Agus pun beranjak untuk ke masjid melaksanakan salat Isya.

Tiba-tiba, saat berangkat, Agus ditegur oleh Endang. Dari keterangan kepolisian, Agus dituding sebagai Banpol) Bantuan Polisi).

Karena dituding, keduanya pun terlibat cekcok hingga perkelahian. Agus alias Bagong sempat dicekik namun sempat lari. Dia terus terdesak karena dipukul dan diseret. Hingga akhirnya Bagong mencabut badik yang tersimpan dalam tas selempangnya dan menikam Endang sebanyak tiga kali. Satu tusukan pada dada, dan dua tusukan pada lengan kiri.

“Endang sempat dibawa ke Rumah Sakit Grestelina, namun nyawanya tak tertolong lagi,” jelas Iptu Ssayyed Ahmad, Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, seperti dilansir dari tayangan youtube simponinews.

Komentar

Rekomendasi

Lewat Smart City Conference with JASCA, Pemkot Makassar Bakal Hadirkan Investor Jepang

Jalani Fit and Proper Test di Gerindra, Deng Ical: Kami Satu Visi Misi

Nurdin Halid Pastikan Rekomendasi Golkar Untuk Pilwali Makassar Keluar 7 Maret 2020

Mahasiswa Pascasarjana Unhas Ini Terpilih Sebagai Ketua Umum PP LIDMI

Banjir Hadiah Mewah, IKA Teknik UH Siap Gelar Turnamen Golf Rektor Unhas Cup I

Hari Ketiga Tes CPNS Pemkot Makassar, Tertinggi 460 Poin

Pemkot Godok Perwali: Izin Usaha Harus Ada Rekomendasi PD Parkir

Waduh Pemadam Kebakaran jadi Korban Prank

PDIP Tegaskan Harga Mati Usung Kader di Pilwali Makassar 2020

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar