Dikabarkan Meninggal karena Gizi Buruk, Begini Kronologi yang Dialami Bayi Halim

Almarhum Bayi Halim sebelum meninggal dunia/ ist

Terkini.id, Jeneponto – Bayi Halim meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jeneponto, Sabtu, 18 Januari 2020 sekitar pukul 13.00 Wita kemarin.

Bayi Halim yang lahir pada 3 Oktober 2019 itu meninggal dunia diduga karena gizi buruk yang dialaminya

Informasi meninggalnya bayi Halim yang diduga mengalami  gizi buruk itu sempat menjadi perbincangan warga group WhatsApp Samborita.

Menanggapi, informasi meninggalnya Bayi Halim karena  gizi buruk, Plt Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, Syafruddin Nurdin mengungkapkan kronologis yang dialami bayi tersebut.

“Halim lahir 3 Oktober 2019 BBL  1 kg, Halim merupakan buah hati  dari pasangan Mus’ab (Mutta) dengan Yusairah (almarhuma), sesuai KK dia beralamat di jalan Nuri  lorong 300 no 38b Makassar,” kata Syafruddin Nurdin

Menurut Syafruddin Nurdin, alamat Bayi Halim di Jeneponto di dusun Saluka Desa Batujala,  kecamatqn Bontoramba Jeneponto

“Kronologisnya, bayi Halim lahir di Ci’nong ditolong oleh dukun berobat berhubung karena penyakit ibunya yang berobat ke dukun, bayi Halim lahir dengan BBLR 1000 gr kemudian langsung dirujuk ke RSUD Lanto Daeng Pasewang pada, 3 Oktober 2019 lalu untuk mendapatkan perawatan.

“Halim dirawat di NICU selama 2 hari, namun pada 15 Oktober 2019 lalu bayi Halim pulang paksa atas permintaan keluarga kemudian dibawa ke Makassar oleh orang tuanya bersama keluarga berhubung karena ibunya harus dioperasi sinus,” jelas Syafruddin Nurdin.

Lebih lanjut, Syafruddin Nurdin, menjelaskan, bayi Halim selama lahir tidak pernah mendapatkan ASI karena ibunya sakit dan hanya diberikan susu formula.

“Setelah Halim berumur 2 bulan ibunya meninggal dunia di Makassar dan bayi Halim dirawat oleh neneknya,” ungkapnya.

Bayi Halim kembali berobat di Puskesmas Bontoramba, dengan keluhan perut kembung kemudian dirujuk ke RSUD Lanto Daeng Pasewang dan meninggal pada hari Sabtu, 18 Januari 2020 jam 13.00 wita.

“Penyebab utama bayi Halim meninggal  karena berat badan lahir yang tidak mendapatkan perawatan sesuai dengan tatalaksana bayi dengan berat badan lahir rata-rata dan diperburuk lagi karena Halim tidak mendapatkan ASI karena ibunya meninggal jadi bukan gizi buruk murni,” tutup Syafruddin Nurdin.

Komentar

Rekomendasi

DKI Jakarta Resmi Berstatus PSBB Corona, Ojol Dilarang Angkut Penumpang

Pengusaha Ini Hibahkan Lahan 1 Hektar Miliknya untuk Area Pemakaman Korban Corona

Sering Bicara Khilafah dan Hina Presiden, Ali Baharsyah Ternyata Kolektor Video Mesum

3 Poin Sikap AJI Terkait Privilese Wartawan untuk Tes Cepat Covid-19

Terpidana Teroris Abu Bakar Ba’asyir Surati Jokowi, Minta Dibebaskan akibat Corona

Potret Pilu Badut Tetap Cari Nafkah di Dalam Mal yang Sepi akibat Corona

Pintu Pelimpah Bendungan Bili-bili Dibuka, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Hilir Sungai Jeneberang

Keluarga Positif Corona yang Viral Usai Main TikTok Dinyatakan Sembuh

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar