Terkini.id, Makassar – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Andi Hadijah Iriani mengatakan sebanyak 15.840 tenaga kesehatan bakal disuntik vaksin Covid-19 ketiga atau suntikan booster.
Vaksin yang akan digunakan adalah buatan Moderna. Vaksin buatan perusahaan Amerika Serikat tersebut disebut 95 persen efektif melindungi dari Covid-19.
“Langkah suntikan ketiga ini merupakan upaya untuk memastikan tenaga kesehatan terlindungi secara maksimal,” kata Iriani, Minggu, 15 Agustus 2021.
Pasalnya, gelombang kedua pandemi Covid-19 membuat tenaga kesehatan mengalami tekanan besar.
Peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang tinggi mendorong Pemerintah untuk secara khusus memberikan perlindungan tambahan kepada nakes yang sehari-hari dihadapkan dengan risiko tinggi penularan Covid-19.
- Respons Kilat! Dinkes Makassar Tindaklanjuti Aduan Warga Lewat LONTARA+
- Makassar Dinobatkan Kota KTR Terbaik, Tapi Perjuangan Belum Usai
- Rayakan Kemerdekaan, Hyundai Gowa Sediakan Puluhan Unit Ambulance Untuk Dinkes Kota Makassar
- Lawan Polio, Makassar Targetkan Imunisasi 184.000 Anak
- 2,535 Warga Makassar Terlayani Home Care Dottoro'ta di Semester Pertama 2024
Kendati begitu, Iriani mengatakan ada persyaratan yang mesti dilalui terlebih dulu sebelum disuntik vaksin Moderna.
“Moderna itu ada persyaratannya. Moderna itu tidak langsung divaksin. Tiga bulan setelah vaksinasi terakhir,” kata Iriani.
Ia mengatakan para nakes saat ini tinggal menunggu diberikan vaksin ketiga setelah dinyatakan selesai vaksin kedua dan telah memenuhi syarat.
Selain itu, Makassar tercatat sebagai kota yang memiliki jatah vaksin Moderna terbanyak di antara seluruh kabupaten kota di Sulsel.
“Inikan tersebar di Dinas Kesehatan Kota, puskesmas dan seluruhnya kemudian rumah sakit kemudian pemerintah, swasta. Jadi masing-masing mereka minta,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
