Dinsos Makassar Selidiki Perkara Eksploitasi Anak-Anak Penjual Buah Lontar

Dinsos Makassar
Plt Kepala Dinas Sosial Makassar Iskandar Lewa

Terkini.id, Makassar – Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Sosial (Dinsos) menanggapi persoalan eksploitasi anak di bawah umur yang marak di beberapa tempat di Kota Makassar.

Plt Kepala Dinas Sosial Makassar Iskandar Lewa mengatakan sudah memberikan penindakan terhadap anak-anak di bawah umur yang dieksploitasi menjual buah lontar di Jembatan Abdullah Daeng Sirua, Jalan Hertasning, dan sekitarnya.

“Informasi itu berdasarkan laporan dari masyarakat, dan beberapa anak di bawah umur ternyata ada yang dari Jeneponto dan itu sudah diamankan,” bebernya.

Dari hasil pengamatannya di lapangan, bahkan sampai Jumat 1 Maret 2019, pukul 4 dini hari bersama tim melakukan operasi.

“Sekitar pukul 2, kami amankan dua orang anak yang menjual lontar bersama orang tuanya,” kata Iskandar, Jumat, 1 Maret 2019.

Dinas Sosial Makassar lakukan pembinaan

Iskandar menambahkan, pihaknya telah melakukan pembinaan terhadap anak di bawah umur yang berkilah sebagai penjual buah lontar. Bahkan ia menilai anak-anak tersebut sering melakukan tindakan anarkis.

“Jadi anak-anak seperti ini melakukan tindakan anarkis. Makanya kami tangkap untuk dilakukan pembinaan di rumah pembinaan dan trauma center,” terangnya.

Selain itu, kata Iskandar, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap anak di bawah umur untuk mengetahui motif yang tersembunyi. Setelah itu baru akan diputuskan langkah selanjutnya.

“Kita akan melakukan asesmen untuk mengetahui motif anak yang menjual lontar ini. Dari hasil asesmen, jika dia masuk kategori anak terlantar maka yang harus bertanggung jawab Dinsos Makassar dan untuk situasi semacam itu harus mengambil langkah,” ujar Iskandar.

“Jika masuk eksploitasi anak, maka kita akan serahkan ke Dinas PPPA yang diminta di P2TP2A,” pungkasnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini