Dipecat dan Dipenjara, Inilah Polisi yang Menindih Leher George Floyd Hingga Tewas

Polisi yang menindih leher George Floyd hingga tewas, Derek Chauvin. (Foto: Kompas)

Terkini.id, Jakarta – Polisi yang menindih leher George Floyd hingga tewas, Derek Chauvin, dipindahkan ke penjara berkeamanan maksimum oleh otoritas keamanan Amerika Serikat (AS).

Chauvin diketahui telah dipecat dari institusi kepolisian sejak insiden dirinya menindih leher George Floyd hingga meninggal dunia.

Awalnya, ia ditempatkan di Penjara Ramsey County, sebelum ditransfer ke fasilitas Hennepin.

Berdasarkan laporan pemberitaan KSTP, Derek Chauvin kemudian dibawa ke Fasilitas Hukuman Minnesota, Oak Park Heights yang berlokasi di Stillwater.

Terkait hal itu, Departemen Hukuman (DOC) Minnesota mengatakan, Oak Park Heights merupakan penjara berkeamanan maksimum yang ada di sistem penegakan hukum mereka.

Menarik untuk Anda:

“Namun, mayoritas tahanan di sini ditempatkan berdekatan, dengan beberapa narapidana membutuhkan pengawalan tingkat tinggi,” kata DOC, Senin, 1 Juni 2020 seperti dikutip dari kompascom.

Sementara itu, Komisioner DOC, Paul Schnell, lewat konferensi persnya seperti dilansir dari New York Post mengatakan, transfer Chauvin tersebut bukanlah hal yang baru.

Schnell mengatakan bahwa langkah serupa pernah pihaknya lakukan ketika mantan polisi Minneapolis, Mohamed Noor, ditahan setelah membunuh Justine Damond.

Ia menuturkan, permintaan untuk memindahkan mantan polisi berusia 44 tahun itu datang dari Sheriff Hennepin County, David Hutchinson.

Diketahui, Chauvin telah dipecat bersama tiga penegak hukum lain usai video dirinya menindih leher George Floyd hingga tewas viral.

Ia dan ketiga rekannya itu ditangkap pada Jumat, 29 Mei 2020, dan dijerat dengan pembunuhan tingkat ketiga.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Sebut Ustaz Fauzan Penipu, KH Ishomuddin: Orang Islam Dungu yang Mau Undang Dia

Heboh Ustaz Fauzan Al Azmi Ngaku Anak Kardinal, Ulama NU: Dia Penipu

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar