Dipecat, Segini Gaji yang Diterima Ari Askhara Saat Menjabat Dirut Garuda Indonesia

Dirut Garuda
Eks Dirut Garuda Ari Askhara. (Foto: Okezone)

Terkini.id, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memecat Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Ari Askhara.

Pencopotan pria bernama lengkap I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra ini dilatarbelakangi oleh temuan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas motor Harley Davidson dan sepeda Brompton ilegal di pesawat baru milik Garuda berjenis Airbus A3330-900 Neo.

Sejemlah pihak turut menyayangkan perbuatan menyalahi hukum yang dilakukan Ari Askhara. Pasalnya, selama menjabat Dirut Garuda, Ari diketahui memperoleh gaji yang terbilang sangat besar.

Dilansir dari Detik Finance, Jumat, 6 Desember 2019, berdasarkan laporan keuangan Semester 1 Garuda Indonesia pada 2019, disebutkan bahwa remunerasi untuk 7 orang direksi mencapai US$ 1.215.727.

Jumlah tersebut terdiri dari imbalan kerja jangka pendek US$ 1.012.029, ditambah imbalan kerja pasca kerja US$ 203.698.

Menarik untuk Anda:

Pendapatan itu merupakan akumulasi selama 6 bulan masa kerja dari Januari hingga Juni 2019. Jika dibagi enam bulan, maka hasilnya adalah US$ 202.621.

Kemudian, jika dibagi lagi secara rata untuk 7 anggota direksi maka hasilnya adalah US$ 28.945 atau setara dengan Rp 405.230.000.

Segitulah gaji per bulan yang diterima seluruh direksi PT Garuda Indonesia, termasuk Ari Askhara.

Namun, angka tersebut adalah asumsi jika masing-masing anggota direksi mendapatkan gaji yang sama. Bisa jadi ada perbedaan besaran gaji antara Direktur Utama (Dirut) dan Direktur.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pengusaha Minta Pemerintah Beri Subsidi Gaji ke Karyawan Mal

NU: Lebih Baik Dana Pilkada Digunakan untuk Layanan Kesehatan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar