Terkini.id, Jeneponto – Kepala sekolah SMP, SD dan TK/PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Sulawesi Selatan diduga dipaksa dan ditekan untuk membayar uang buka puasa bersama sebanyak 100 ribu rupiah.
Hal itu diketahui dengan adanya screenshot komentar yang beredar di salah satu grup whatsapp.
Sesuai pantauan terkini.id, Sabtu, 6 April 2024, komentar yang di screenshot itu merupakan penyampaian informasi di grup whatsapp yang diduga penghuninya para Kepala sekolah SD.
“Sekedar Informasi..bhw bukber di pindahkan ke Rujab.kepada semua kepala sekolah TDK perlu repot untuk bawa menu buka puasa sendiri, Krn dana 100 ribu full di gunakan panitia untuk menu buka puasa semua tamu .untuk rencana sumbangan ke masjid di tangguhkan..harap maklum ..dan tak usah di ributkan LG..Krn meski di rujab di adakan tetap di infokan bhw acara bukber ini atas kontribusi semua kepala sekolah..” Kata komentar yang beredar di grup whatsapp.

Selain itu, oknum yang diduga penanggung jawab pengumpul uang itu bahkan menekan agar Kepala sekolah tidak berkomentar lain.
- Tersisa Dua Hari, Promo Diskon Tambah Daya Hingga 50 Persen MeiLaju Sudah Dinikmati 2.470 Pelanggan PLN UID Sulselrabar
- Idul Adha 1447 H, PLN UID Sulselrabar Bagikan 6 Ton Daging Hasil 92 Ekor Hewan Kurban untuk Sesama
- Anak Makassar Jadi Student Speaker di Harvard, Allegra Jade Raih Gelar Master di Usia 20 Tahun
- Hari Lahir Pancasila, Munafri-Aliyah Ajak Warga Makassar Hidupkan Nilai Kebangsaan
- Hadiri Sannipata Waisak 2026, Gubernur Andi Sudirman Apresiasi Kontribusi Permabudhi dalam Pembangunan Daerah
“tolong bapak ibu kepala sekolah jgn ada yg berkomentar lain lain,” Tegasnya.
“Iye, saya bayar 100 ribu, katanya 50 ribu untuk sumbangan masjid dan 50 ribu untuk bukber, tapi penyampaian terakhir 100 ribu itu full bukber,” Jelas salah seorang Kepala sekolah SD yang enggang disebut namanya dan sekolahnya, Sabtu, 6 April 2024.
Sesuai informasi, buka puasa bersama yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tidak jadi dilaksanakan di rumah jabatan Bupati Jeneponto, tapi dilaksanakan di halaman kantor Disdikbud Jeneponto, Kamis, 4 April 2024.
Terkait dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Uskar Baso mengaku tidak mengharuskan Kepala Sekolah membayar 100 ribu.
“Tidak ada diharuskan bayar 100 ribu, bervariasi, ada yang partisipasi 50 ribu dan ada juga tidak bayar, konsepnya buka puasa kebersamaan dan penggalangan dana untuk pembangunan masjid dan ada panitianya,” Kata Uskar Baso saat dikonfirmasi lewat pesan whatsappnya, Minggu, 7 April 2024.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
