Terkini.id, Makassar – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Ichwan Jacub, menilai perlu ada tolak ukur tentang keberhasilan informasi terkait pemberitaan yang disampaikan ke publik.
Indeks ini, kata dia, mengukur keberhasilan soal kelayakan informasi yang diberikan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terhadap pelayanan publik di bidang informasi.
“Apakah informasi yang diberikan kepada masyarakat itu sudah betul, sudah difilter?” tanya Ichwan saat ditemui di Hotel Aerotel Smile Makassar, Jalan Muchtar Lutfi, Senin, 1 April 2019.
Ke depan, Ichwan mengatakan penting bekerja sama dengan badan siber terhadap pemberitaan-pemberitaan yang kontennya selalu mengarah berita bohong. Dia juga menyebut soal skala prioritas terhadap berita bohong yang beredar ke publik, perlu melalui pemilahan.
“Konten untuk Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (Sara) kita utamakan, karena muatannya bisa ke mana-mana, sehingga bisa mengganggu keamanan dan stabilitas kota,” terangnya.
Indeks KAMI
- Coffee Morning Diskominfo Makassar Bahas Sampah, TPS 3R Karebosi Disebut Jadi Solusi Pengelolaan Sampah
- Diskominfo Makassar Edukasi Pelajar Pulau Bonetambo, Perkuat Literasi Digital dan Pemahaman PP TUNAS
- Aliyah Mustika Ilham Paparkan Transformasi Smart City Makassar di Forum ASCN 2026
- Diskominfo Makassar Perluas Sosialisasi PP TUNAS hingga Wilayah Kepulauan
- Lontara+ Jadi Andalan Pemkot Makassar, Muhammad Roem Paparkan Strategi Digital di Forum Komdigi APEKSI 2026
Di tempat yang sama, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Kota Makassar Ahmad Kafrawi menerangkan perlunya pengukuran dan standar terkait keamanan informasi dengan menggunakan tools indeks keamanan informasi (Indeks KAMI)
Dalam membuat tata kelola Sistem Informasi yang baik di instansi pemerintah tentunya diperlukan pengukuran dan standar terkait tingkat keamanan informasi dengan menggunakan tools indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI).
“Indeks KAMI adalah sebuah tools yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat kematangan, tingkat kelengkapan penerapan ISO/IEC 27001:2013 dan gambaran tata kelola keamanan informasi di sebuah organisasi,” kata dia.
Alat evaluasi ini, kata dia, digunakan sebagai perangkat untuk memberikan gambaran kondisi kesiapan (kelengkapan dan kematangan) kerangka kerja keamanan informasi kepada pemimpin instansi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
