Gelar Peringatan Maulid Nabi, Badan Ketakmiran Mesjid Baitul Jannah Angkat Tema: ‘Cinta Nabi Cinta Syariah’

Gelar Peringatan Maulid Nabi, Badan Ketakmiran Mesjid Baitul Jannah Angkat Tema: ‘Cinta Nabi Cinta Syariah’

R
Rianti
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Malang- Badan ketakmiran masjid Baitul Jannah Landungsari gelar acara peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW bertema ‘Cinta Nabi Cinta Syariah’ pada sabtu, 16 november 2019. Acara ini dihadiri oleh masyarakat dan tokoh setempat.
“Cinta kepada Nabi harus cinta kepada syariah. Syariah itu jalan, harus mengikuti jalannya Nabi”, tegas Ustadz DR. Zulfi Mubarok, MA., sebagai penceramah.

Acara peringatan maulid Nabi ini adalah peringatan yang kedua di bulan november. Setelah kegiatan pertama dengan kenduri potong tumpeng, peringatan kedua ini dilaksanakan dengan memberikan mauidoh hasanah.

Di awal ceramah Ustadz Zulfi memaparkan, “Saking cintanya sahabat Umar kepada Nabi, Umar tidak terima kalau Nabi meninggal. Nabi kok meninggal. Saya itu dulu juga tidak terima ada dokter gigi kok sakit gigi. Ada tentara kok mati, tentara itu kan otot kawat balung besi kok bisa mati, saya ndak terima, kalau tentara saja mati polisi juga sama”, ujarnya disambut tawa jamaah. Jamaah yang berada diluar langsung menyahut, “masuk Pak Eko!”.

Ustadz Zulfi juga memberi contoh dalam masalah baju, Rasulullah itu bajunya tiga, satu untuk sholat, satu untuk menemui tamu, dan satu baju kesehariannya. Berbeda dengan orang sekarang.

Ia bercerita, “kakak saya itu danrem Kupang sudah bintang satu. Bajunya sak deret, untuk dinas sendiri, untuk acara lain beda lagi. Dulu orang kaya raya pakaiannya panjang menyentuh tanah makanya disuruh mengangkat (di atas mata kaki) oleh Nabi. Bunda (ibu-ibu jamaah yang duduk di belakang) itu pakaiannya telung lemari, dibagi-bagi ya, Bunda. Saya sarankan Bapak-Ibu pakaiannya jangan berlebihan, kalau ada yang baru harus ada yang keluar dari lemari untuk disedekahkan. Yang menolak bala’ itu doa, yang menolak bala’ itu sedekah. Memang lho Bapak-Ibu, sedekah itu dari pada kecil tidak ikhlas, lebih baik banyak tapi ikhlas”, ujarnya disambut tawa jamaah.

Baca Juga

Zulfi juga mendoakan kebaikan untuk salah seorang tokoh yang hadir, “kita doakan Bapak RW tetap memimpin sampai hari akhir.”[]

Citizen: Warih

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.