Dua Warga Jeneponto Tewas Disambar Petir, Simak Imbauan BPBD

Dua Warga Jeneponto Tewas Disambar Petir, Simak Imbauan BPBD

EP
Syarief
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id,Jeneponto – Memasuki musim hujan, dua warga Kabupaten Jeneponto meninggal dunia akibat tersambar petir.

Korban yang meninggal dunia bernama Udhin Dg Ngitung. Pria berumur 50 tahun itu merupakan warga, di Kampung Tanaeja, Desa Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat, Jeneponto, Senin, 2 Desember 2019

Sedangkan Boding warga kampung Bontibaddo Desa Baraya Kecamatan Bontoramba tewas tersambar petir, 10 Desember 2019 kemarin.

Terkait musibah tersebut, pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengtakan BMKG Makassar sudah mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Sulawesi Selatan, 10 Desember 2019 Pkl 13:40 Wita.

“Kemarin BMKG telah mengeluarkan peringatan dini dimana wilayah berpotensi, hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 14.10 Wita di wilayah Kota/Kabupaten Takalar, Makassar, Gowa bagian barat  dan dapat meluas ke wilayah Kabupateb Maros, Jeneponto,  kondisi itu diperkirakan dapat terjadi hingga pukul 16:00 Wita,” kata Kasi Kedaruratan BPBD Jeneponto Mus Muliyadi.

Baca Juga

Dia pun menghimbau kepada masyarakat Jeneponto untuk tetap waspada terhadap bencana, utamanya saat memasuki musim hujan.

“Masyarakat harus waspada terhadap bahaya bencana pada musim hujan, masyarakat jangan melakukan aktivitas yang bisa membahayakan saat hujan turun,” imbau Mus Muliyadi.

Siara Barang menambahkan, berdasarkan himbauan Kepala Balai Besar MKG Wilayah IV Makassar A, potensi hujan sedang dan lebat disertai angin kencang dan petir masih dapat terjadi meluas ke wilayah Kabupaten Maros dan Jeneponto.

“Jadi kita menghimbau kepada masyarakat agar ini hal dapat  diwaspadai terjadinya bencana alam,” ungkapnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.