Masuk

Dukung Kenaikan Harga BBM, Yaqut Cholil Sebut ini Bentuk Keadilan Subsidi untuk Rakyat

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) mengaku mendukung pemerintah terkait kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak). Mereka menyebut hal tersebut merupakan bentuk keadilan subsidi untuk rakyat.

“Di balik penyesuaian ini, Ansor melihat ada komitmen kuat dari pemerintah untuk menata pos-pos subsidi, yang awalnya dinikmati sekitar 70% kalangan menengah ke atas berubah untuk masyarakat bawah,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, Senin 5 September 2022.

“Ini justru bentuk keadilan subsidi untuk rakyat,” tambahnya.

Baca Juga: 50.000 Buruh Demo Hari Ini di Depan Istana Akan Suarakan 6 Tuntutan

Kemudian Yaqut mengutip ucapan presiden Jokowi terkait perubahan harga BBM yang katanya merupakan bentuk ikhtiar dari pemerintah untuk menempatkan subsidi kepada masyarakat lebih berhak, yakni kalangan bawah.

Selanjutnya Yaqut mneyebut bahwa penyesuaian harga BBM ini merupakan langkah realistis yang harus diambil pemerintah agar beban negara tidak semakin berat.

Sebab menurutnya dengan pengurangan subsidi untuk BBM, maka keuangan negara diharapkan menjadi semakin sehat.

Baca Juga: Jokowi Berharap Tahun 2024 Tak Ada Lagi Kemiskinan, Bachrum Achmadi: Pembodohan Publik!

Sebagai informasi bahwa subsidi dan kompensasi negara untuk BBM dari APBN 2022 sudah meningkat hingga tiga kali lipat, yakni dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun.

“Ansor memahami situasi ini memang tidak mudah untuk dihadapi. Apalagi saat ekonomi belum benar-benar pulih akibat pandemi Covid-19. Namun, kami yakin ini sejatinya adalah opsi paling realistis untuk kebaikan negara dan rakyat,” kata dia.

Lebih lanjut, Yaqut meminta penyesuaian harga BBM itu benar-benar dilakukan dengan baik serta kemunculan kasus-kasus kebocoran subsidi tidak kembali terulang, seperti yang selama ini terjadi.

GP Ansor juga meminta kepada pemerintah untuk serius mendistribusikan pengalihan subsidi untuk rakyat kecil.

Baca Juga: Polemik pernyataan Kombes Setyo, Poengky Indarty Buka Suara!

Pengawalan dari masyarakat juga penting untuk memantau pendistribusian pengalihan subsidi melalui program bantuan, seperti bantuan langsung tunai (BLT), bantuan upah pekerja, dan lain sebagainya.

“Pemberian kompensasi adalah sebuah keniscayaan. Namun, jangan sampai program ini tidak tepat sasaran atau diselewengkan. Hal itu akan menimbulkan masalah baru sehingga rakyat gagal tersentuh dari manfaat penyesuaian subsidi itu,” ujarnya.