Fakta Baru: Kuat Maruf Ancam Bunuh Brigadir J dengan Pisau

Fakta Baru: Kuat Maruf Ancam Bunuh Brigadir J dengan Pisau

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Rekonstruksi kasus kematian Brigadir J yang menyeret 5 orang tersangka yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Brigadir RR, Bharada E dan Kuat Maruf belum lama ini digelar Polri.

Sejumlah fakta baru pun terungkap dalam rekonstruksi pembunuhan berencana terhadap Brigadir J itu. Salah satunya, terkait ancaman Kuat Maruf kepada almarhum.

Fakta-fakta baru itu terungkap setelah reka adegan di rumah pribadi Ferdy Sambo, Jalan Saguling Tiga, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Salah satu fakta baru yang terungkap lewat rekonstruksi selama 7,5 jam tersebut adalah adanya ancaman terhadap Brigadir J.

Diketahui sebelumnya, rumor dugaan ancaman terhadap Brigadir J tersebut telah beredar luas di publik usai pacar almarhum, Vera mengungkap hal itu.

Baca Juga

Dalam rekonstruksi itu sendiri, baru terungkap bahwa yang mengancam membunuh Brigadir J yakni Asisten Rumah Tangga Ferdy Sambo yakni Kuat Maruf.

Hal itu diperkuat dengan adanya adegan Kuat Maruf memberikan dua pisau serta handy talky kepada saksi bernama Prayogi.

Prayogi sendiri, saat kejadian berlangsung, berkapasitas sebagai ajudan Ferdy Sambo.

Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto mengungkapkan, pisau itu sempat dipakai Kuat Maruf untuk mengancam Brigadir J di Magelang, Jawa Tengah.

“Sudah banyak beredar informasi, keterangan pacar almarhum, yang diancam-ancam skuad-skuad. Si Kuat orang lama, bawa pisau,” kata Agus seperti dikutip dari suara.com jaringan terkini.id, pada Kamis 1 September 2022.

Menurut Agus, keterangan itu belakangan diperkuat oleh saksi-saksi yang diperiksa Polri.

Ia pun mengatakan, pisau itu digunakan Kuat Maruf untuk mengancam Brigadir J. Tapi, kata Agus, Kuat dan Brigadir J tak sampai adu fisik.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.