Terkini.id, Jakarta – Politikus sekaligus pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean memberi komentar terhadap permasalahan yang terjadi antara Habib Bahar bin Smith dengan Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Saat ini perseteruan antara keduanya tengah menjadi sorotan publik. Hingga kini Bahar telah dilaporkan kepada pihak berwajib lantaran cuplikan videonya yang viral di media sosial. Pelaporannya terkait ujaran kebencian dan dapat menimbulkan perpecahan kehidupan berbangsa.
Sementara itu beberapa pengamat justru menginginkan agar keduanya menempuh jalur damai demi kemaslahatan umat.
Salah satunya datang dari pengamat politik Jamiluddin Ritonga, yang menyarankan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman untuk berpikir jernih dalam menanggapi permasalahannya dengan Habib Bahar.
“Sungguh tak elok seorang KSAD berseteru dengan rakyat. Apalagi selama ini TNI selalu mengklaim berasal dari rakyat,” ujar Jamiluddin dikutip dari indonesiatoday.co.id.
- Unggah Foto Bersama Ruhut Sitompul, Twitter Ferdinand Hutahaean Dibanjiri Ratusan Komentar
- Ferdinand Hutahaean: Selama Tidak Ada Bukti, Perkataan Anies Baswedan dan Pendukungnya adalah Omong Kosong
- Anies Baswedan Dipanggil KPK Terkait Formula E, Ferdinand Hutahaean Titip Pertanyaan
- Ferdinand Hutahaean ke Anies Baswedan: Sudahlah Lebih Baik Diam, Sudah Tak Berguna!
- Kamaruddin Sebut Hukum Rusak di Tangan Jokowi, Ferdinand Hutahaean: Fokus Kasus Brigadir J, Jangan Beropini Jauh!
Menurutnya sebaiknya Jenderal Dudung sebagai pimpinan TNI AD berinisiatif langsung untuk menemui Habib Bahar. Dan meluruskan prilakunya ketika berbuat salah. Dengan pendekatan seperti itu akan membuat TNI lebih dekat dengan rakyat.
Namun hal tersebut ditentang habis-habisan oleh Ferdinand melalui akun twitternya. Menurut Ferdinand tindakan tersebut akan merendahkan martabat lembaga sebesar TNI AD.
Dia berpendapat justru Habib Baharlah yang harus mendatangi Jenderal Dudung. Dan mengakui kesalahan yang diperbuatnya. Namun menurutnya langkah tersebutpun lebih baik ditolak karena perbuatannya telah melewati batas.
“Tolong sampaikan kepada pengamat ini, JANGAN IKUT2AN MERENDAHKAN LEMBAGA SEBESAR TNI AD. Bahar yg harusnya datang cium tangan Jend Dudung tapi itupun lebih baik ditolak. Biarkan Bahar diproses hukum spy tdk bikin gaduh terus.” cuit akun @FerdinandHaean3 Jumat 24 Desember 2021.

Ferdinand beranggapan tidak ada kata damai dalam kasus tersebut. Dan proses hukum harus terus berjalan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
