Masuk

Ferdy Sambo Disebut Musuhi Brigadir J Sejak Hadir Wanita Misterius yang Menangis di Rumah Bangka

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Ferdy Sambo disebut telah memusuhi Brigadir J sejak kehadiran wanita misterius yang menangis di rumah di Jalan Bangka. Hal itu diungkap oleh kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.

Sebelumnya diketahui jika Bharada Richard Eliezer alias Bharada E sempat menyinggung adanya wanita misterius yang menangis usai bertemu dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi pada awal Juni 2022 lalu.

Hal tersebut disampaikannya dalam sidang lanjutan kasus pembunuhanBrigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias BrigadirJdi Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Rabu 30 November 2022.

Baca Juga: Farhat Abbas: Keluarga Yosua Harus Maafkan Ferdy Sambo, Anggap Saja Kematian Anaknya Sebagai Penebus Dosa

Kamaruddin menerangkan bahwa Brigadir J dianggap Ferdy Sambo telah memberitahu soal wanita misterius itu kepada Putri Candrawathi.

Diketahui tak hanya satu wanita, Kamaruddin mengungkapkan Brigadir J juga disebut telah memberitahu keberadaan wanita lain kepada Putri Candrawathi dan hal itu juga diketahui oleh Ferdy Sambo.

“Yosua ini dianggap awalnya berpihak kepada Putri, dianggap memberitahu si cantik itu ketika mereka cari-cari sampai membawa laras panjang di daerah Kemang itu,” ujarnya dalam program Kontroversi di YouTube metrotvnews dikutip dari Tribunnews.com pada Sabtu 3 Desember 2022.

Baca Juga: Pleidoi Ferdy Sambo Ditolak, Jaksa: Tidak Memiliki Dasar Yuridis yang Kuat

“Kemudian, (wanita misterius) yang masuk sampai ke rumah Bangka itu dan di sana ada wanita cantik yang menangis itu,” imbuhnya.

Kamaruddin Simanjuntak. (Foto: Tribunnews.com)

Kata Kamaruddin akibat Brigadir J memberitahu keberadaan kedua wanita itu kepada Putri Candrawathi, maka Ferdy Sambo merencanakan pembunuhan terhadap ajudannya tersebut.

“Hubungannya karena si PC ini kan sering mengajak salah satu ajudannya yaitu Yosua dianggap memberitahu keberadaan wanita ini. Dari situlah awalnya dendam FS pertama kali, di bulan Juni dia (Brigadir J) sudah sering diancam (Ferdy Sambo),” jelasnya.

Sementara soal pembunuhan terhadap Brigadir J, Kamaruddin menyebut telah direncanakan sejak di Magelang.

Baca Juga: Sebut Hanya Diperalat dan Dibohongi Sambo, Richard: Hancur Perasaan dan Mental Saya

Menurut Kamaruddin, hal itu dibuktikan dengan diamankannya senjata milik Brigadir J oleh Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR.

“Terbukti Ricky Rizal itu, ketika dia di Magelang sudah melucuti senjatanya Yosua. Artinya rencana (pembunuhan Brigadir J) sudah mereka rencanakan jauh hari,” katanya.