Ferdy Sambo Minta Maaf dan Akui Berikan Informasi Palsu: Saya akan Patuh Pada Setiap Proses Hukum

Ferdy Sambo Minta Maaf dan Akui Berikan Informasi Palsu: Saya akan Patuh Pada Setiap Proses Hukum

LA
R
Lilis Adilah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo melalui kuasa hukumnya, Arman Hanis meminta maaf atas informasi tidak benar yang diberikan terkait peristiwa Duren Tiga, yakni kasus kematian Brigadir J.

Arman Hanis menyampaikan jika Ferdy Sambo mengakui kesalahannya atas informasi tidak benar yang ia berikan ke publik dan juga meminta maaf dan akan patuh pada setiap proses hukum.

Ferdy Sambo juga secara khusus meminta maaf kepada rekan sejawatnya atas dampak dari pusaran kasus Duren Tiga.

Sedikitnya 31 Personel Polisi yang telah diperiksa oleh Irsus karena terseret dala pusaran kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Sambo.

“Izinkan saya sebagai manusia yang tidak lepas dari kekhilafan secara tulus meminta maaf sebesar-besarnya, khususnya kepada rekan sejawat Polri beserta keluarga serta masyarakat luas yang terdampak akibat perbuatan saya, yang memberikan informasi yang tidak benar serta memicu polemik dalam pusaran kasus di Duren Tiga yang menimpa saya dan keluarga”, ujar Ferdy Sambo seperti ditirukan Arman Hanis, dikutip dari Detik.com, Kamis 11 Agustus 2022.

Baca Juga

Ferdy Sambo mengatakan jika dirinya akan patuh pada setiap proses hukum yang sedang berjalan saat ini.

Mantan Kadiv Propam Polri ini juga menyampaikan jika dirinya akan mempertanggungjawabkan perbuatannya hingga ke pengadilan nanti.

“Saya akan patuh pada setiap proses hukum saat ini yang sedang berjalan dan nantinya di pengadilan akan saya pertanggungjawabkan”, tegasnya.

Ferdy Sambo mengaku tindakannya itu dilakukan dengan alasan murni menjaga dan melindungi keluarganya.

“Saya adalah kepala keluarga dan murni niat saya untuk menjaga dan melindungi marwah dan kehormatan keluarga yang sangat saya cintai”, ujarnya.

Dia juga meminta maaf kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia minta maaf karena telah menyampaikan informasi bohong yang membuat Polri kehilangan kepercayaan publik.

“Kepada institusi yang saya banggakan, Polri, dan khususnya kepada Bapak Kapolri yang sangat saya hormati, saya memohon maaf dan secara khusus kepada sejawat Polri yang memperoleh dampak langsung dari kasus ini saya memohon maaf, sekali lagi saya memohon maaf akibat timbulnya beragam penafsiran serta penyampaian informasi yang tidak jujur dan mencederai kepercayaan publik kepada institusi Polri”, katanya.

“Izinkan saya bertanggung jawab atas segala perbuatan yang telah saya perbuat sesuai hukum yang berlaku”, sambungnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.