Penulis: Dewi Setiawati
Dosen FKIK UIN Alauddin Makassar
Seorang ibu muda tampak panik di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) . Anaknya kejang. Dengan napas terengah dan air mata mengalir, ia menyerahkan si kecil kepada dokter jaga.
“Dok… Tolong anak saya”
Tanpa banyak tanya, dokter itu segera membawa sang anak ke ruang tindakan. Sementara sang ibu hanya bisa duduk di bangku tunggu, menggenggam tangan suaminya, berdoa dalam gelisah. Ia menyerahkan anaknya, hartanya yang paling berharga kepada seseorang yang bahkan belum dikenalnya.
Mengapa?
Karena ia percaya.
Ia yakin, si dokter akan melakukan yang terbaik.
- BMKG: Sejumlah Wilayah Sulsel Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini 17 Juni
- Minta Maaf Secara Terbuka, Kapolres Jeneponto Jamin Berikan Sanksi Tegas Polis yang Intimidasi Wartawan
- Pertamina Patra Niaga Sulawesi Perkuat Pasokan Biosolar dan Pengaturan Layanan di SPBU Maros
- TKIT Nurul Uswah Tandutedong Lepas 51 Anak Didik, Bupati Minta Anak Sidrap Berani Berkompetisi
- 35 Struktur Kepengurusan DPW PPP Sulsel Akan Dilantik pada 20 Juni 2026, Diisi banyak Generasi Milenial dan Gen Z
Ketika seseorang menitipkan sesuatu yang sangat berharga, entah nyawa, jabatan, uang, atau rahasia dan kita menjaga titipan itu sepenuh hati, saat itulah kita sedang memikul amanah.
Dan dari situlah, semua peradaban bermula.
Apa Itu Amanah?
Amanah berarti tanggung jawab atas kepercayaan.
Sesederhana ini: ketika ada yang mempercayakan sesuatu kepada kita untuk dijaga, dirawat, atau ditunaikan maka itu adalah amanah.
Sahabat menitipkan rahasia, itu amanah.
Pasien menyerahkan tubuhnya untuk dioperasi, itu amanah.
Rakyat memilih pemimpin, itu pun amanah.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
