”Dokumen-dokumen ini adalah syarat yang dibutuhkan sebelum pembangunan. Butuh waktu 8 sampai 12 bulan untuk pembuatannya. Memang agak lama, tetapi kita sudah memulainya,” jelas dia.
Tony menambahkan, Korea melirik Bantaeng karena menganggap daerah ini adalah salah satu titik strategis untuk pembangunan pelabuhan ekspor internasional.
Letaknya yang strategis, bisa mengakses banyak wilayah tujuan ekspor internasional.
Sementara itu, Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, keberadaan pelabuhan internasional ini akan mendorong percepatan kawasan industri di Bantaeng.
“Kita berharap, pelabuhan ini dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Bantaeng dengan menambah jumlah tenaga kerja lokal di Bantaeng,”bebernya.
Ilham Azikin mengaku berharap pembangunan pelabuhan ekspor ini bisa tuntas sehingga masyarakat Bantaeng bisa merasakan manfaatnya.
“Kita harapkan proyek strategis ini bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Bantaeng,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
