Terkesan Memaksa! Baliho Perpanjangan Jabatan Jokowi Bermunculan di Tengah Ketidaksetujuan Rakyat, Warganet: Lawan!

Terkesan Memaksa! Baliho Perpanjangan Jabatan Jokowi Bermunculan di Tengah Ketidaksetujuan Rakyat, Warganet: Lawan!

R
Alhini Zahratana
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Wacana penundaan pemilu 2024 masih menjadi kontroversi. Saat ini semakin banyak pihak yang menanggapi. Salah satunya Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais.

Ia mendesak agar isu penundaan Pemilu 2024 segera dihentikan. 

Menurutnya, jika tidak ada yang bergerak untuk menghentikan, maka sama saja semua pihak mengizinkan terwujudnya penundaan pemilu. 

Amin Rais menilai, isu tersebut perlu ditolak sebab merupakan wujud penghinaan terhadap konstitusi atau Undang Undang Dasar (UUD) 1945. 

“Di samping itu menghina konstitusi, tapi juga merupakan makar juga terhadap konstitusi. Tapi, lepas dari itu juga betul menghina kecerdasan akal manusia sehat,” kritik Amien dilansir dari laman Fusilat pada Selasa, 15 Maret 2022.

Baca Juga

Di sisi lain, pihak yang terus mendukung wacana inipun terus bergerak. Salah satunya dapat dilihat dari munculnya baliho berisi ajakan mendukung Jokowi 3 periode di Surabaya pada Rabu, 16 Maret 2022. 

Dalam hal ini, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga Aribowo menilai bahwa pemasangan baliho itu upaya menjadikan suasana seolah-olah masyarakat setuju dengan Jokowi tiga periode atau perpanjangan masa jabatan. 

“Di bawah permukaan pasti by design,” kata Aribowo dikutip dari laman Tempo pada Rabu, 16 Maret 2022.

Aribowo juga melihat kemungkinan bertemunya kepentingan antara simpatisan Jokowi yang menginginkan tiga periode dengan pihak elite yang sengaja mengkoordinir isu tersebut. Sebab, kemunculan wacana tersebut dari elite politik dengan pengkondisiannya di lapangan terasa  masif.

Menanggapi adanya hal ini, warganet semakin keras menyuarakan penolakan. 

“Jika ada yang usulkan penundaan pemilu itu bukan aspirasi tapi begal konstitusi, melawan negara, musuh bersama LAWAN!!” tulis akun @ekowboy2.

“Pemerintah telah menunjukan egonya dengan rencana penundaan Pemilu serta agenda yang memaksa seperti project ibu kota negara (IKN). Jika pihak pemerintah tetap ngotot maka perlu kekuatan People Power atau kekuatan rakyat menggagalkan rencana ini” tulis akun lain @presidensiall mengutip kalimat Ferry Juliantono.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.