Terkini.id, Jakarta – Gubernur Beirut Marwan Abboud tidak kuasa menahan tangisnya saat diwawancarai salah satu stasiun televisi.
Dia menangis saat menyaksikan puing-puing bekas ledakan yang mengguncang ibu kota Lebanon tersebut pada Selasa, 4 Agustus 2020.
Insiden itu menewaskan setidaknya 70 orang dan ribuan lainnya luka-luka.
Lewat wawancara khusus dengan Sky News Arabia, Gubernur Abboud menyampaikan, ada sebanyak 10 petugas pemadam kebakaran yang menghilang saat peristiwa tersebut terjadi.
Tidak ada informasi tentang mereka yang dirilis sejauh ini.
- Perjuangan Keisha, Pemprov Sulsel Ungkapkani Cathlyn Ranking 7, Utusan Makassar Lainnya Posisi 5
- Innalillahi, Putra Mantan Gubernur HZB Palaguna, Mawang Palaguna Meninggal Dunia
- Bupati Andi Utta Apresiasi KM Bulukumba di Rantau yang Konsisten Berkurban untuk Kampung Halaman
- Perjalanan Telkomsel Selama 31 Tahun Menjaga Semangat 'Melayani Sepenuh Hati'
- Kisah Haru Opa Liu, Warga Kelahiran Makassar yang Bangun "Indonesia Kecil" di Tiongkok
“Ada kebakaran di awal, setelah ledakan terjadi, yang penyebabnya kita tidak tahu,” terang Abboud. Ia menambahkan “(Ledakan) mirip dengan apa yang terjadi di Jepang, di Hiroshima dan Nagasaki,”
Dia kemudian menyampaikan, “Saya belum menyaksikan banyak kehancuran dalam hidup saya. Ini adalah bencana nasional, ini adalah bencana bagi Lebanon,” imbuhnya.
Abboud merasa terharu dengan penderitaan yang dialami rakyat Lebanon di Beirut. Saat diwawancarai Sky News Arabia, Marwan Aboud langsung meneteskan air mata.
“Saya menyerukan kepada rakyat Lebanon untuk bersatu…Kami kuat dan kami akan tetap kuat,” tegasnya.
Berdasarkan informasi awal yang dilaporkan, ledakan itu disebabkan oleh “TNT” yang sangat eksplosif.
Pelabuhan telah ditutup selama lima hari terakhir karena virus Corona, dan baru hari itu pelabuhan itu kembali berfungsi.
Ledakan itu terjadi tiga hari sebelum dikeluarkannya Pengadilan Khusus untuk Lebanon dalam kasus pembunuhan mantan Perdana Menteri Rafik Hariri.
Lihat videonya di sini.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
