Terkini.id — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah meminta seluruh stakeholder untuk menertibkan pengemis dan anak jalanan di Kota Makassar.
Hal itu demi mewujudkan Makassar menuju kota dunia. Bahkan ia menargetkan sebelum masuk bulan puasa, tidak ada lagi pengemis di di ibukota Provinsi Sulawesi Selatan.
Olehnya itu, Ia meminta Dinas Sosial Sulsel untuk mencari koordinator pengemis.
“Saya minta cari yang kordinator pengemis, sebab jika tidak dilakukan mereka akan membuat kelompok baru lagi. Mereka harus membuat pernyataan agar tidak lagi menjadi koordinir peminta-minta,” ujar Nurdin di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Rabu 27 Maret 2019.
Selain itu, ia juga meminta agar pak ogah juga harus ditertibkan. “Kalau ada di jalan pak Ogah akan digondol,” ungkapnya.
- Efek Kehadiran Bupati, Jeneponto Menggila di Piala Gubernur Sulsel, Kalahkan Gowa 3-0
- 6.000 Peserta Ramaikan Jalan Sehat Anti Mager Harmoni Kemanusiaan Lintas Agama di Makassar
- Gubernur Sulsel Borong Miniatur Pinisi Karya UMKM Bulukumba di Pameran HUT Dekranas ke-46
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
Nurdin juga akan membentuk tim terpadu untuk menangani anak jalanan. Tim ini terdiri atas unsur terkait dari pemerintah kota dan pemerintah provinsi.
“Kita harus melakukan diskusi dan membahas dengan serius supaya kita semua sama-sama menjaga marwah Kota Makassar,” ungkap Mantan Bupati Bantaeng ini.
Menurutnya, persoalan yang ada di Kota Makassar khususnya anak jalanan harus ada solusi dari pemerintah, baik Kota Makassar maupun dari pemerintah Provinsi Sulsel.
“Pemerintah harus untuk memberi terhadap anak jalanan. Salah satu solusinya pemerintah akan melatih mereka,” pungkas
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
