Terkini.id, Sulsel – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman bisa dikatakan tidak pernah alfa untuk menghadiri dan melepas peserta Gerak Jalan Sulsel Anti Mager yang digelar di berbagai daerah di Sulsel.
Dalam bulan Agustus 2023 ini saja, orang nomor satu di Sulsel itu sudah dua kali menghadiri dan melepas peserta kegiatan tersebut di dua daerah yaitu:
Yang pertama Gerak Jalan Anti Mager di Kota Makassar pada hari Minggu 6 Agustus 2023, dan yang terbaru Gerak Jalan Anti Mager di Kabupaten Wajo, Rabu 9 Agustus 2023.
Bahkan kegiatan yang kerap menghadirkan ribuan peserta itu akan kembali digelar di Kabupaten Bulukumba pada hari Sabtu 12 Agustus 2023.
Kegiatan gerak jalan anti mager yang sering dihadiri Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak terkait anggaran yang digunakan dalam setiap kegiatan.
- Di Akhir Masa Jabatan, Gubernur Sulsel Letakkan Batu Pertama Pembangunan Tanggul Penahan Abrasi di Takalar
- Andi Sudirman Harap Pj Gubernur Sulsel Lanjutkan Programnya: Seperti Kami Melanjutkan Program Pendahulu
- Apel Perpisahan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman, Andi Sudirman Harap Pj Lanjutkan Program Pembangunan
- Masjid Aisyah Rujab Gubernur Sulsel Diresmikan, Konsep Tempat Ibadah Terbuka
- Berkat Inisiasi Gubernur Andi Sudirman, Gerak Jalan Anti Mager Berhasil Digelar di Sejumlah Daerah di Sulsel
Apalagi doorprize pada kegiatan tersebut beragam, mulai dari dispenser, umroh sampai hadiah rumah. Ditaksir total doorprize senilai ratusan juta.
Plh Sekda Provinsi Sulsel, Andi Darmawan Bintang angkat bicara menanggapi ribut-ribut terkait pembiayaan program jalan sehat Sulsel Anti Mager. Dimana di setiap pelaksanaannya, selalu disiapkan doorprize atau beragam hadiah menarik.
Andi Darmawan Bintang, menjelaskan, program Anti Mager sebenarnya menjadi program Pemprov Sulsel sebagai dorongan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat secara luas untuk gemar berolahraga. Pada pelaksanaannya gratis, atau tidak dipungut biaya apapun.
Terkait masalah anggaran untuk hadiah, Darmawan Bintang mengungkapkan, merupakan sumbangan-sumbangan yang tidak mengikat dari pihak-pihak tertentu, yang tidak dipaksakan.
“Ini murni dari sponsor. Dan saya rasa wajar jika sponsor ini terlibat, karena mereka juga memasang reklame mereka di sepanjang jalan yang dilewati para peserta,” jelasnya, Jumat 10 Agustus 2023.
Setali tiga uang juga disampaikan Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Provinsi Sulsel, Setiawan Aswad. Ia menegaskan, program Sulsel Anti Mager sama seperti kegiatan jalan sehat atau jalan santai pada umumnya, dimana pelaksananya menyediakan doorprize berupa hadiah. Hadiah-hadiah ini bersumber dari sponsor atau pihak ketiga.
“Jadi hadiah-hadiah dari sponsor. Ini program jalan sehat atau jalan santai seperti pada umumnya,” kata Setiawan Aswad.
Selain dari sponsor, kata Setiawan Aswad, jika dilaksanakan di kabupaten kota, maka ada kolaborasi dengan pemerintah daerah setempat. Karena biasanya, mereka yang meminta agar dilaksanakan di daerah mereka. Misalnya, ketika bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kota.
“Karena digalakkan kembali oleh Pak Gubernur, program ini sangat diminati masyarakat. Makanya, di daerah-daerah juga minta dilaksanakan. Tapi sekali lagi, hadiahnya dari sponsor,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembiayaan yang digunakan untuk program ini sudah sesuai ketentuan, yakni dari sponsor dan CSR.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
