Guntur Romli: Iblis Kalau Bisa Diwawancarai, Akan Diundang oleh Karni Ilyas, Apalagi Cuma Bahar

Guntur Romli: Iblis Kalau Bisa Diwawancarai, Akan Diundang oleh Karni Ilyas, Apalagi Cuma Bahar

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli berkomentar soal jurnalis senior, Karni Ilyas yang mengundang dan mewawancarai penceramah, Bahar bin Smith.

Guntur Romli menyindir bahwa jangan hanya Bahar bin Smith, iblis pun akan diundang oleh Karni Ilyas seandainya bisa diwawancarai.

Menurutnya, Karni Ilyas melakukan itu demi popularitas dan keuntungan berupa AdSense.

“Iblis kalau bisa diwawancarai, akan diundang oleh Karni Ilyas dengan alasan popularitas dan AdSense, apalagi cuma Bahar,” kata Guntur Romli melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 27 Desember 2021.

Sebagaimana diketahui, Karni Ilyas memang sempat mewawancarai Bahar untuk acara “Karni Ilyas Clud” yang tayang di YouTube.

Baca Juga

Wawancara keduanya diunggah dengan judul “Bahar Bin Smith “Bagi Saya Risiko Paling Kecil Dipenjara, Risiko Terbesarnya Saya Dibunuh!!!”

Kini, video yang diunggah pada 23 Desember 2021 telah dinonton sebanyak lebih dari satu juta kali.

Potongan-potongan video wawancara tersebut juga dipromosikan di akun Twitter Karni Ilyas Club.

“Saya Bahar Bin Smith, bersumpah demi Allah… Selama kedua mata saya msh terbuka, utk melihat kemungkaran dan kezaliman… Maka selama itu saya tidak akan pernah tunduk kepada kemungkaran dan kezaliman tersebut. Itu sumpah saya,” demikian kata Bahar bin Smith, seperti dikutip Terkini.id di akun Twitter tersebut.

“Karena saya hidup dengan prinsip saya… yang saya sampaikan adalah kebenaran dan saya tidak peduli siapa pun. Selama saya benar, saya berjuang untuk agama, untuk islam, untuk bangsa,” kata Bahar bin Smith dalam potongan video lain.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.