Terkini.id, Jakarta – Mohamad Guntur Romli selaku politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyindir aksi demo yang dilakukan Front Santri Indonesia di depan Holywings cabang kota Semarang.
Mohamad Guntur Romli berujar bahwa aksi yang dilakukan oleh Front Santri Indonesia hanyalah untuk mengibarkan poster Habib Rizieq Shihab.
“Padahal uda sepekan ditutup, mereka cuma mau bentangan poster Rizieq aja. Dasar pahlawan kesorean,” ulas Mohamad Guntur Romli, dikutip dari akun Twitter @GunRomli, Sabtu 2 Juli 2022.
“Hampir Sepekan Tutup, Holywings Semarang Tetap Digeruduk Massa,” tambah Mohamad Guntur Romli.

Sebagai informasi, Muhammad Luthfi Rohmad selaku perwakilan dari massa Front Santri Indonesia memberikan komentarnya terkait demo penutupan Holywings di Semarang, Jawa Tengah.
- Roy Suryo akan Diperiksa Lagi, Guntur Romli: Polisi Harus Hentikan Drama Roy Suryo
- Aa Gym Ucap Masalah Terbesar Negeri Ini Akhlak, Guntur Romli: Dia Sebut Istrinya Melahirkan Dengan 'Turun Mesin'
- Guntur Romli Sindir Anies Baswedan: Ahli Menata Kata, Bukan Bekerja
- Guntur Romli Sebut Anies Baswedan Ahli Menata Kata Bukan Bekerja
- Roy Suryo Pakai Penyangga Leher, Guntur Romli: Orang ini Diperiksanya di Rumah Sakit Jiwa Saja
Lebih lanjut lagi, Front Santri Indonesia menuntut agar Holywings yang berada di kota Semarang ditutup secara permanen.
“Bukan kurang puas, kami ingin memastikan, mengawal, karena ditutup itu kan belum tau bagaimana izinnya, kalau izinnya belum ditutup mereka masih bisa beroperasi. Ditutup sehari, dua hari, buka lagi, siapa yang tahu,” ujar Muhammad Luthfi Rohmad, dikutip dari detikcom, Sabtu 2 Juli 2022.
Massa Front Santri Indonesia yang melakukan demonstrasi di depan Holywings Semarang ini diketahui berjumlah ratusan.
Para massa yang berdemo merupakan gabungan dari Ormas Islam di Provinsi Jawa Tengah.
Massa gabungan Ormas Islam tersebut tidak hanya melakukan unjuk rasa di depan Holywings Semarang.
Para pendemo juga mendatangi Balai Kota Semarang dengan tuntutan agar Holywings diberikan sanksi yang tegas.
“Kalau kemarin kita dengar, kita apresiasi para aparat yang sudah bergerak cepat menangkap pelaku tapi kami juga meminta sebagai sanksi sosial supaya tindakan itu agar tidak diulangi lagi atau ditiru dengan yang lain,” kata Muhammad Luthfi Rohmad.
Diketahui sebelumnya, pihak manajemen Holywings Semarang telah menutup tempat usahanya akibat dampak dari kasus penistaan agama Holywings di Jakarta.
Penutupan Holywings Semarang telah dilakukan sejak Senin 27 Juni 2022. Menurut Fajar Purwoto selaku Kepala Satpol PP Kota Semarang mengatakan bahwa penutupan Holywings Semarang dilakukan oleh pihak manajemen Holywings bukan pemerintah.
“Kami Satpol PP tidak melakukan penutupan di Holywings Semarang. Itu inisiatif mereka karena terkait dampak yang terjadi di Jakarta,” pungkas Fajar Purwoto.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
