Guntur Romli ‘Sindir’ Anies Sebut Gubernur Terbodoh Versi Google: Ini Sedang Cari Kambing Hitam!

Guntur Romli ‘Sindir’ Anies Sebut Gubernur Terbodoh Versi Google: Ini Sedang Cari Kambing Hitam!

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Melalui sebuah cuitan di akun media sosial Guntur Romli Politisi PSI tampak menyindir Anies Baswedan sebagai gubernur terbodoh versi pencarian Google.

Diketahui hal tersebut disampaikan Guntur Romli lantara, Gubernur DKI Jakarta Anies dinilai mencari kambing hitam terkait buruknya kualitas udara Jakarta yang belakangan jadi sorotan publik.

“Gubernur Terbodoh versi pencarian google Anies Baswedan ini sedang cari kambing hitam,” celoteh Guntur Romli di Twitter. Sabtu, 25 Juni 2022.

Selain dari itu, pada cuitan Guntur Romli mengomentari salah satu artikel portal berita online yang menyebut Anies menuding daerah penyangga DKI sebagai sumber polusi sehingga membuat kualitas udara di ibu kota menjadi buruk.

“Nuding2 ke wilayah lain, soal banjir jg. Pdhal Gubernur Terbodoh ini gak kerja apa2,” sahut Guntur.

Baca Juga

Berdasarkan hasil analisis situs pemantau kualitas udara di dunia iqair.com, dari 10 kualitas udara buruk pada pagi ini, ada 6 kota berada dalam zona merah atau kota dengan polusi udara tinggi atau tidak sehat.

Pagi ini saja kualitas udara di Jakarta pada pukul 10.00 WIB berada di posisi kelima terburuk di dunia.

Menurut gubernur Anies, bila ada satu hari di mana muncul angka kualitas buruk di hari itu. Tapi di hari sebelumnya dan di hari sesudahnya itu kita menemukan kondisi yang landai, pasti di hari itu ada sesuatu

Anies juga menyebut penilaian kualitas udara tidak bisa dilakukan berdasarkan satu wilayah saja. Sebab, udara mengalami pergerakan ke berbagai wilayah.

“Perlu kita lihat kualitas udara tidak ada pembatasan administrasinya, tidak ada. Jadi ada memang emisi dari dalam kota, tapi juga ada pergerakan dari berbagai wilayah,” ujarnya.

 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.