Hadiri Malam Ramah Tamah HUT RI ke- 74, Sadap: Jaga Kesatuan NKRI

Terkini.id, Makassar – Bakal Calon Wali Kota Makassar, Syarifuddin Daeng Punna (Sadap) tidak henti-hentinya mengingatkan seluruh warga Kota Makassar agar menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal ini disampaikan Syarifuddin daeng Punna saat menghadiri kegiatan malam ramah tamah warga ORW IV Kelurahan Maradekaya Utara, Kecamatan Makassar, Selasa 20 Agustus 2019.

Menurut Sadap sapaan akrabnya, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini berhasil mengusir penjajah tidak hanya dilakukan satu agama, satu suku dan ras, tetapi keberhasilan para pahlawan pendahulu kita karena mereka bersatu yang tidak memandang ras, agama dan suku.

“Jangan mau kita dihancurkan dengan isu yang murahan. NKRI ini berdiri karena para pendahulu kita bersatu mengusir penjajah yang sudah lama dikuasai oleh dua negara, belanda dan jepang,” kata Sadap dihadapan ribuan warga Kelurahan Maradekaya.

Sadap menjelaskan negara kita berdiri atas Bhineka Tunggal Ika, yang dapat dimaknai berbeda-beda tapi satu. atau kita beda suku, beda agama dan ras, namun kita satu, yakni Indonesia.

“Adek-adekku sekalian, mari kita menjadi pilar terdepan dalam memberikan kedamaian kepada minoritas. kita harus saling menjaga, jangan lihat agamanya, sukunya atau daerahnya. tapi lihat, jika kita semua indonesia,” ucap Sadap.

Senada dengan Sadap, Ketua ORW Kelurahan Maradekaya Amirullah juga mengimbau kepada seluruh masyarajat, utamanya pemuda di Kelurahan Maradekaya agar tetap melaksanakan kewajibannya sebagai mahluk sosial, yaitu membangun hubungan sesama manusia tanpa mengenal latar belakangnya.

“Ini masih dalam suasana kemerdekaan Republik Indonesia ke 74. Mari kita mempererat hubungan dengan tetangga, kerabat demi terciptanya hubungan yang harmonis,” ucap Amirullah.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Cerita Saut Situmorang yang Batal Mundur dari KPK

Terkini.id, Jakarta - Saut Situmorang sebelumnya ramai dibicarakan lantaran mengundurkan diri dari posisinya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini, Saut menerangkan bahwa dirinya tidak mengundurkan diri.