Terkini.id, Jeneponto – Bupati, Iksan Iskandar bersama Wabup, Paris Yasir hadiri Wisuda Santri TKA/TPA angkatan XLV LPPTKA BKPRMI di Mesjid Nurul Iman, Paitana, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin, 13 Juni 2022.
Hadir beberapa asisten dan staf ahli, Kabag Kesra, Ketua BKPRMI Jeneponto, Camat Turatea serta Camat Binamu.
Ketua DPD BKPRMI Jeneponto, Salihuddin, menyampaikan rata-rata capaian wisudawan setiap tahun mampu menyentuh angka 2.000 orang.
“Alhamdulillah berkat bantuan bapak Bupati dan Wakil Bupati serta Kabag Kesra sehingga wisuda setiap tahunnya mencapai ribuan santri,” ungkapnya.
Salihuddin menjelaskan, santri yang diwisuda dan berhak mendapatkan ijazah sebelumnya telah melewati proses seleksi (Munaqasah) yang sangat ketat.
- Pemkab Jeneponto Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Nasional, Tekankan Pendidikan Anti Korupsi dan Integritas
- Strategi Ketahanan Pangan, Pemkab Jeneponto Susun Pola Tanam, Optimalkan Irigasi demi Kesejahteraan Petani
- Membangun Dasar Pemerintahan Bersih, Kolaborasi Pemkab Jeneponto dan KPK Gagas Pencegahan Korupsi
- Kembangkan UKM, Pemkab Jeneponto Verifikasi dan Mutahirkan Data
- Pemkab Jeneponto Ajak Warga Salat Idul Fitri 1447 H di Stadion Mini Turatea, 21 Maret 2026, ini Himbauannya
“Semoga pembinaan dan seleksi yang ketat kita semua berharap anak-anak kita terlahir sebagai santri yang berkualitas” jelasnya.
Bupati, Iksan Iskandar dalam sambutannya mengapresiasi pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) atas komitmen dan konsistensi dalam upaya pembinaan yang selama ini massif dilakukan.
“Konsisten, terukur dan massif yang dilakukan BKPRMI kini telah membuahkan hasil yang signifikan, Alhamdulillah pada semester pertama ini kita mampu mewisuda sebanyak 1.315 santri itu artinya pada semester kedua akan melewati target yakni 2.000 santri per tahun,” kata Iksan Iskandar.
Bupati Jeneponto dua periode itu berharap agar upaya pembinaan yang dilakukan guru santri di Desa dan Kelurahan masing-masing tetap dapat berjalan massif .
“Prosesi wisuda bukanlah tujuan akhir dari pendidikan, maka terus lanjutkan perjuangan belajar mengajar dan tetap menghargai guru, dimanapun dan kapanpun, karakter Insan Qu’rani harus selalu hadir dalam generasi bangsa,” harapnya.
Kuantitas dan kualitas menurut Iksan Iskandar adalah dua kata yang tepat untuk menggambarkan performa daerah Jeneponto dalam upaya melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang berwawasan Qur’ani.
“Sejak tahun 2018 sampai awal 2022, kita telah mewisuda sebanyak 17.320 santri, ini suatu hasil yang sangat patut diapresiasi, tetap semangat dalam menciptakan generasi Qur’ani.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
