Masuk

Hari Pertama Reses, Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo Terima Keluhan Drainase dan Jalan Rusak

Komentar

Terkini.id, Makassar – Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo kembali menyapa warga Kelurahan Kaluku Bodoa dan Pannampu Kecamatan Tallo, Kota Makassar dalam reses (serap aspirasi) masyarakat.

Reses Rudianto Lallo di hari pertama dilaksanakan langsung pada dua titik dengan kelurahan berbeda.

Reses yang dimulai di Kelurahan Kaluku Bodoa, Politisi Partai NasDem ini banyak menerima keluhan kerusakan sejumlah infrastruktur. Mulai dari rusaknya jalan dan drainase yang tidak berfungsi dengan baik hingga menjadi pemicu terjadinya genangan.

Baca Juga: Dukung Rudianto Lallo Maju Pilwali Makassar, Tokoh Masyarakat Kecamatan Mariso Siapkan Posko Pemenangan

Selain itu, warga Kelurahan Kaluku Bodoa juga menyampaikan kurangnya penerangan dalam lorong.

“Jalan di Kaluku Bodoa masih ada rusak. Ada pula pekerjaan jalan yang tidak tuntas. Kami harap Pak Ketua dapat memberitahukan pada pelaksana agar dapat diselesaikan. Kasihan warga yang terganggu akses jalannya,” ujar Rapiuddin, salah satu Peserta Reses, Minggu 4 Desember 2022.

Sementara itu, untuk warga Kelurahan Pannampu, enam pejabat RW yang mewakili aspirasi warganya menyuarakan hal yang sama.

Baca Juga: Tokoh Masyarakat Kecamatan Mariso Dukung Rudianto Lallo Maju di Pilwali Makassar

Mereka mengeluhkan perbaikan jalan, drainase, dan tanggul. Dia juga meminta agar pembenahan jalan dapat disesuaikan dengan kondisi aktivitas masyarakat sekitar. Salah satunya untuk warga yang di Pasar Pannampu agar jalannya tidak menggunakan paving blok, tapi beton.

“Kenapa harus dibeton, karena warga menggunakan berdagang. Harus yang kuat, jika dipaving maka tidak bertahan lama,” kata Agung, salah satu Ketua RW di Kelurahan Pannampu.

Sementara itu, Ketua RW lainnya H Gassing menyampaikan soal masalah drainase di wilayahnya, tepatnya di lorong 3 belum mendapat perhatian dari pemerintah.

Drainase itu, kata Gassing, telah diusulkan agar dikeruk dan diperbaiki di setiap Musrembang. Namun, sampai saat ini belum ditindaklanjuti.