Hotel di Sulsel Terdampak Pandemi Covid-19, Pemerintah Beri Keringanan Pajak

Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah.

Terkini.id — Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah mengakui, hotel-hotel di Sulsel terkenak dampak pandemi virus corona atau Covid-19. 

Hal ini menyebabkan minimnya pengunjung hotel. Hotel kemudian tutup, dan mulai merumahkan karyawannya. 

Pemerintah pun memberi kebijakan, termasuk keringanan pajak bagi perhotelan. Nurdin juga menyampaikan telah menerima usulan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) terkait hal ini. 

Pemerintah juga berupaya bagaimana perekonomian tetap berjalan, tanpa mengganggu upaya memutus rantai penyebaran covid ini.

“Kita memberikan keringanan, hotel misalnya yang tutup, bagaimana dengan pembayaran pajaknya. Ini juga sudah saya sampaikan kepada Bapak Wali Kota, terus keringanan pajak yang selama ini mereka harus bayar. Dan ini juga perlu kebijakan dari pemerintah pusat,” kata Nurdin Abdullah pada saat melakukan telekonferensi, Selasa 7 April 2020.

Baca juga:

Nurdin menyampaikan, langkah itu diambil setelah melakukan berbagai kajian. Pandemi ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, namun ia berharap tidak signifikan.

“Begitu covid selesai, masalah kita dengan pengangguran yang besar, angka kemiskinan kita akan naik. Makanya, ini harus kita kelola dengan baik melalui kebijakan-kebijakan yang kita ambil,” ujarnya.

Komentar

Rekomendasi

TP PKK Sulsel dan IOM Salurkan Bantuan Masker untuk Anak

Bahas Kondisi Pustakawan di Era New Normal, IPI Sulsel Gelar Diskusi Online

Wakil Gubernur Sulsel Kunjungi Rumah dan Greenhouse di Bone

Update 31 Mei Pasien Corona Covid-19 di Sulsel

KPU Sulsel Minta Tambahan Anggaran Pilkada, RPG Setujui

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar